TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Menhub Minta Maskapai Tidak Naikkan Harga Tiket Pesawat Lampaui Batas

Pemudik naik pesawat diprediksi melonjak 50 persen

Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau BIJB Kertajati (IDN Times Jabar/Inin Nastain)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta seluruh operator penerbangan tidak menaikkan harga tiket pesawat secara berlebihan saat arus mudik Lebaran. Budi juga menegaskan batas atas harga tiket untuk moda transportasi yang telah ditetapkan pemerintah harus dipatuhi. 

"Saya juga sudah ingatkan ke para operator penerbangan dilarang menaikkan tiket melewati tarif batas atas," ungkap Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Tangerang, Jumat (29/03/2024) dikutip kantor berita ANTARA.

Batas atas harga tiket pesawat merupakan titik temu agar operator mendapatkan keuntungan, tapi di sisi lain, tidak mengganggu kemampuan beli masyarakat.

Baca Juga: KPPU Bakal Panggil Maskapai Imbas Lonjakan Harga Tiket Pesawat

1. Terdapat sanksi bila harga tiket melambung tinggi

ilustrasi tiket pesawat (unsplash.com/thapanee srisawat)

Dia juga mengingatkan ancaman sanksi bagi operator penerbangan yang melanggar atau melampaui batas atas harga tiket.

"Berkaitan itu, kita sudah berkoordinasi ke semua operator sebagai bagian memberikan pelayanan ke masyarakat," ujar Budi.

2. Puncak pemesanan tiket H-3 Lebaran

IDN Times/Aditya Pratama

Budi mengungkapkan puncak pemesanan tiket mudik Lebaran akan terjadi pada H-3 sebelum masa cuti bersama libur Idul Fitri 1445 Hijriah.

Menurutnya, Kemenhub berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menunjang kesiapan penggunaan tiket penerbangan bagi masyarakat, baik sebelum maupun sesudah masa mudik Lebaran.

"Mudik kali ini memang peningkatannya besar ada sekitar 193 juta yang akan mudik atau sebesar 50 persen. Oleh karenanya kita harus siap untuk menghadapi mudik Lebaran ini," tutur dia.

Baca Juga: Menhub Budi Cek Kondisi Pesawat di Bandara Soetta

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya