Comscore Tracker

Alasan Perempuan Lebih Berhati-hati Dibandingkan Laki-Laki Soal Bisnis

Ini nih yang bikin perempuan berhati-hati saat berbisnis

Jakarta, IDN Times - Mungkin beberapa dari kamu pernah berpikir saat akan mengambil keputusan banyak perempuan yang melalui proses ini dengan terlalu lama. Bahkan terkadang terkesan sangat ribet. Gak jarang hal ini membuat para perempuan kena label “pemilih” karena kebiasaan yang satu ini. Termasuk dalam hal bisnis, perempuan juga cenderung lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait bisnisnya. 

Eits, sebelum kamu jadi orang yang judgemental, IDN Times mau kasih tahu beberapa hal penting nih. Hal tersebut terjadi karena banyak banget pertimbangan yang harus dilakukan perempuan sebelum mengambil keputusan. Bahkan terkadang, keputusan yang ia ambil gak hanya berkaitan dengan dirinya sendiri aja. Penasaran kan kenapa perempuan selalu berhati-hati saat akan mengambil keputusan? Ini nih alasannya!

1. Perempuan memikirkan efek keputusan yang ia ambil buat orang-orang di sekitarnya

Alasan Perempuan Lebih Berhati-hati Dibandingkan Laki-Laki Soal BisnisShutterstock/aslysun

Percaya gak sih kalau perempuan punya banyak peran baik dalam keluarga maupun di lingkungan sosial? Peran yang dimaksud bisa berupa bagaimana perempuan menjadi seorang anak, ibu, atau istri di rumah tetapi juga mengemban tanggung jawab yang besar di luar rumah saat menjalani profesinya atau bisnis yang dimilikinya. Hal-hal inilah yang membuat setiap keputusan perempuan gak hanya terhenti pada dirinya sendiri.

Banyak perempuan yang selalu berpikir dalam waktu yang cukup lama karena harus berhati-hati dalam mengambil sebuah keputusan. Ini karena perempuan berpikir jangan sampai setiap keputusan yang diambilnya dapat membawa dampak yang buruk untuknya dan keluarga. Dalam menjalankan bisnisnya, perempuan juga sangat memikirkan dampak keputusannya untuk karyawan atau mitra bisnisnya. Kira-kira kamu pernah ada di posisi ini gak?

Baca Juga: 5 Alasan Thrift Shop Jadi Bisnis Menggiurkan, Kamu Tertarik?

2. Gak hanya cocok, perempuan juga selalu berhati-hati dalam memilih partner bisnis

Alasan Perempuan Lebih Berhati-hati Dibandingkan Laki-Laki Soal BisnisShutterstock/Jacob Lund

Kalau selama ini kamu berpikir bahwa mencari partner bisnis hanya bermodal kecocokan saat mengobrol, eits coba deh belajar dari sosok perempuan. Mereka dikenal selalu memiliki banyak pertimbangan nih sebelum memilih partner bisnis. Bukannya terlalu pemilih, kalau dipikir secara logis ternyata pertimbangan yang dilakukan perempuan sebelum memilih partner bisnis ada benarnya juga lho. Layaknya jodoh, partner yang dibutuhkan perempuan juga belum tentu yang sama persis seperti dirinya lho. 

Misalnya, tidak mengandalkan kecocokan saat ngobrol saja, tapi juga memikirkan bagaimana visi dan misi partner dalam memandang bisnis yang ia rintis ke depannya. Perempuan cenderung memilih partner bisnis yang bisa melengkapinya dan mendorongnya untuk meningkatkan kemampuan masing-masing dan mendukung nya di hal-hal yang tidak dikuasainya. Selain itu perempuan juga akan menguji calon partner-nya nih, seberapa jauh ia bisa menjadikan bisnis yang dijalankan sebagai prioritasnya. Banyak banget kan? Tapi, sekarang jadi gak heran kan kenapa banyak bisnis sukses di tangan perempuan?

Bukan cuma saat pilih partner, perempuan juga fokus banget dalam memilih orang yang bisa menjadi support system yang sehat untuk mendukungnya untuk mewujudkan mimpi-mimpinya, menyemangati tanpa menjadi sumber toxic positivity bahkan berani mengkritik tanpa merendahkan.

3. Untuk diri sendiri, perempuan punya banyak peran dan potensi yang mendorongnya menjadi orang yang visioner

Alasan Perempuan Lebih Berhati-hati Dibandingkan Laki-Laki Soal BisnisShutterstock/Nattakom_Maneerat

Saat ini perempuan terus didorong agar dapat mengembangkan potensinya secara optimal, mewujudkan passion-nya dan meluaskan peran yang mereka miliki. Ini bisa kamu lihat dari pesatnya pertumbuhan angka entrepreneur perempuan di Indonesia. Bahkan dari data sensus ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan dari total 57,83  juta UMKM Indonesia di tahun 2016, lebih dari 60%-nya dijalankan oleh pengusaha perempuan. 

Berbagai data pun menunjukkan, UMKM yang dikelola perempuan memiliki kinerja keuangan yang lebih sustainable, seperti tidak kredit bermasalah yang lebih rendah dan disiplin keuangan yang lebih baik. Bahkan selama pandemik usaha yang dikelola perempuan cenderung lebih bisa beradaptasi dan mengikuti kondisi sehingga bertahan lebih baik sebagai cerminan kemampuan visionernya.Dengan potensi seperti ini Bank OCBC NISP berkomitmen untuk memberdayakan kelompok pengusaha perempuan agar dapat terus mengembangkan usaha dan mengambil peran yang lebih besar untuk berkontribusi pada ekonomi, sosial dan lingkungan. Untuk itu, Bank OCBC NISP meluncurkan program Tidak Ada Yang Tidak Bisa #TAYTB Women Warriors untuk  memberdayakan pengusaha perempuan melalui solusi menyeluruh, termasuk solusi manage, grow dan live.

Alasan Perempuan Lebih Berhati-hati Dibandingkan Laki-Laki Soal BisnisIDN Times/OCBC NISP

“Dengan semangat Tidak Ada Yang Tidak Bisa, Bank OCBC NISP menginisiasi Program #TAYTB Women Warriors yang menghadirkan solusi menyeluruh, termasuk solusi manage, grow dan live,” ujar Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP pada konferensi pers peluncuran program #TAYTB Women Warriors di Jakarta (25/11).

4. Untuk finansial, perempuan selalu mempertimbangkan risiko dengan matang sebelum terjun ke suatu hal

Alasan Perempuan Lebih Berhati-hati Dibandingkan Laki-Laki Soal BisnisShutterstock/Narith Thongphasuk

Walau bukan Sri Mulyani, semua perempuan ibarat Menteri Keuangan di keluarganya masing-masing. Gak heran kalau setiap ada keputusan finansial yang ia ambil harus dipikirkan dengan sangat berhati-hati untuk menghindari risiko yang gak diinginkan. Terlebih jika perempuan sudah memilih untuk menekuni jalur bisnis, sikap berhati-hati pasti sudah jadi makanan sehari-hari. Nah, biar makin canggih dalam mengatur urusan finansial, melalui program #TAYTB Women Warriors, Bank OCBC NISP menghadirkan solusi menyeluruh untuk mendukung perempuan Indonesia menjalankan dan mengembangkan bisnisnya dengan maksimal.

Solusi yang pertama adalah manage. Solusi ini merupakan layanan perbankan yang memungkinkan pengusaha perempuan untuk mengatur keuangan baik pribadi dan bisnis dengan mudah, aman dan nyaman, kapan saja dan di mana saja. Solusi yang kedua adalah grow. Ini merupakan solusi keuangan dan non keuangan (beyond banking) untuk mendukung bisnis yang memungkinkan pengusaha perempuan mengembangkan dana pribadi maupun bisnisnya.

Solusi yang ketiga ada live. Untuk yang ini kamu bisa mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas diri dengan membangun komunitas usaha, penyediaan program edukasi sehingga dapat menikmati hidup sekaligus memberi dampak bagi perekonomian Indonesia. 

Bahkan, Bank OCBC NISP juga menyediakan pendanaan khusus hingga Rp15 M dengan bunga kredit menarik per tahun agar pengusaha perempuan bisa mengembangkan bisnisnya. Solusi-solusi yang ditawarkan Bank OCBC NISP ini merupakan dukungan untuk perempuan yang  juga disampaikan Parwati dalam kesempatan peluncuran program #TAYTB Women Warriors. 

Alasan Perempuan Lebih Berhati-hati Dibandingkan Laki-Laki Soal BisnisIDN Times/OCBC NISP

“Peluncuran program #TAYTB Women Warriors ini selaras dengan komitmen Bank OCBC NISP untuk menjalankan layanan perbankan yang bertanggung jawab (responsible banking). Dengan solusi yang lebih dari sekedar dukungan finansial (beyond banking), kami berharap program #TAYTB Women Warriors dapat menjawab tantangan yang dihadapi pengusaha perempuan dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutup Parwati.

Nah, itu tadi beberapa hal yang membuat perempuan terlihat selalu berhati-hati dalam mengambil segala keputusan termasuk dalam menjalankan bisnisnya. Gak nyangka ternyata banyak ya yang dipikirkan perempuan. Semangat ya buat para perempuan pengusaha Indonesia, terus berkembang untuk Indonesia yang lebih maju! (CSC)

Baca Juga: Belajar Membangun Bisnis dari Drama Korea 'Start-Up', Coba Yuk!

Topic:

  • Anindya Roswita Putri

Berita Terkini Lainnya