ilustrasi work from anywhere (Pexels.com/Anna Shvets)
Perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor penting di balik pertumbuhan ekonomi gig. Platform digital memungkinkan perusahaan atau konsumen mencari tenaga kerja tanpa harus merekrut mereka sebagai karyawan tetap. Sebaliknya, pekerja dapat menawarkan keahlian mereka kepada lebih banyak calon klien.
Platform kerja digital telah mengubah cara pekerjaan diorganisasi. Bentuknya pun beragam, mulai dari pekerjaan yang dilakukan sepenuhnya secara online hingga layanan yang dilakukan secara langsung di suatu wilayah, seperti transportasi dan pengantaran. Misalnya, seorang ilustrator tidak lagi harus bekerja di kantor sebuah perusahaan untuk mendapatkan proyek. Ia bisa memperoleh pekerjaan dari platform digital dan mengirimkan hasilnya secara online. Hal serupa terjadi pada penulis, penerjemah, programmer, fotografer, konsultan, hingga pekerja jasa lainnya.
Dengan kata lain, teknologi membuat pasar tenaga kerja menjadi lebih mudah diakses tanpa harus selalu melalui hubungan kerja konvensional. Pertumbuhan pekerjaan berbasis platform menunjukkan bahwa cara orang bekerja sedang mengalami perubahan. Platform ekonomi telah menciptakan peluang baru bagi perusahaan dan pekerja sekaligus menghadirkan tantangan terkait kualitas pekerjaan dan perlindungan pekerja. Gig economy memang menawarkan fleksibilitas dan akses terhadap peluang kerja yang lebih luas. Namun, model ini juga membuat pekerja perlu lebih aktif memikirkan kestabilan pendapatan, biaya kerja, dan perlindungan sosial.