Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan India resmi mengumumkan pencapaian kerangka kerja perdagangan interim, pada Sabtu (7/2/2026). Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat integrasi ekonomi kedua negara melalui pemangkasan tarif timbal balik, restrukturisasi kemitraan energi, serta pendalaman koordinasi ekonomi.
Kesepakatan ini juga menjadi bagian dari upaya global dalam mendiversifikasi serta menyelaraskan kembali rantai pasok agar tidak bergantung pada blok tertentu. Kerangka kerja tersebut mempertegas komitmen Washington dan New Delhi untuk melanjutkan negosiasi menuju Perjanjian Perdagangan Bilateral yang lebih luas dan komprehensif.
Melalui kerja sama ini, kedua negara berupaya menciptakan keseimbangan pasar yang lebih adil bagi produsen maupun konsumen. Meskipun pencapaian ini dinilai sebagai tonggak sejarah penting, kedua pihak mengakui bahwa pembicaraan teknis lebih lanjut masih diperlukan untuk mematangkan detail pakta perdagangan tersebut.
