Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

India Kucurkan Anggaran Jumbo buat Militer dan Infrastruktur, Rekor!

India Kucurkan Anggaran Jumbo buat Militer dan Infrastruktur, Rekor!
potret bendera India (pexels.com/Khaas Photographer)
Intinya sih...
  • India mengucurkan anggaran fantastis untuk pertahanan dan infrastruktur dalam negeri pada 2026
  • Anggaran pertahanan sebesar 85 miliar dolar AS, digunakan untuk membeli alutsista baru
  • India berambisi menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia, dengan meningkatkan anggaran infrastruktur dan industri manufaktur
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah India bakal mengucurkan anggaran fantastis untuk meningkatkan pertahanan dan infrastruktur dalam negeri pada 2026. Pernyataan ini diumumkan secara resmi oleh Menteri Keuangan India, Nirmala Sitharaman, dalam rapat parlemen yang dihelat pada Minggu (1/2/2026).

Jumlah anggaran pertahanan dan infrastruktur yang digelontorkan India untuk 2026 merupakan yang terbesar sepanjang sejarah. Sebab, jumlah anggaran untuk kedua bidang tersebut masing-masing naik sebesar 9 dan 15 persen dibandingkan dengan anggaran 2025.

1. India bakal beli berbagai alutsista baru buat genjot pertahanan negara

India Kucurkan Anggaran Jumbo buat Militer dan Infrastruktur, Rekor!
potret jet tempur (pexels.com/Soly Moses)

Dalam pernyataannya, Sitharaman membeberkan, India bakal menggelontorkan dana sebesar 85 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp1,4 triliun untuk kebutuhan pertahanan. Anggaran tersebut akan dipakai untuk membeli berbagai alutsista baru, seperti pesawat jet tempur, drone, dan kapal selam militer.

Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh menyambut baik peningkatan anggaran untuk kementeriannya. Singh mengatakan, alokasi anggaran sebesar 85 miliar dolar AS sama sekali belum pernah terjadi di India. Menurutnya, ini merupakan komitmen kuat pemerintah untuk memperkuat pertahanan dan kedaulatan negeri.

"Hal ini demi kepentingan terbaik bangsa," kata Singh, seperti dilansir CNA.

2. India bakal bangun kereta cepat untuk kebutuhan transportasi publik

India Kucurkan Anggaran Jumbo buat Militer dan Infrastruktur, Rekor!
potret kereta cepat (pexels.com/SHOX art)

Di sisi lain, India juga bakal mengucurkan dana sebesar 133 miliar dolar Amerika Serikat atau Rp2,2 kuadriliun untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dalam negeri. Anggaran tersebut bakal digunakan untuk memperbaiki dan membangun sarana transportasi publik baru. Salah satunya, kereta cepat.

India sebelumnya sudah pernah mengucurkan dana jumbo untuk menggenjot infrastruktur dalam negeri pada tahun anggaran 2014/2015. Saat itu, India mengucurkan dana sebesar 21 miliar dolar AS atau Rp351 triliun untuk kebutuhan infrastruktur. Namun, alokasi anggaran infrastruktur untuk 2026 ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. 

3. India berambisi jadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia

India Kucurkan Anggaran Jumbo buat Militer dan Infrastruktur, Rekor!
ilustrasi ekonomi global (pexels.com/Monstera Production)

Perdana Menteri India, Narendra Modi menjelaskan, peningkatan anggaran infrastruktur ini diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru. Kedua hal tadi, kata Modi, dibutuhkan agar India bisa mewujudkan mimpi menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

"India tidak puas hanya menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat. (Namun), India ingin menjadi ekonomi terbesar ketiga di dunia. Anggaran tahun ini menyajikan peta jalan yang ambisius untuk memberikan momentum baru bagi manufaktur dan kemandirian dalam negeri," kata Modi setelah pengumuman anggaran.

Untuk mewujudkan mimpi tersebut, Pemerintah India juga bakal mengembangkan industri manufaktur dan elektronik dalam negeri.  Menurut Nirmala Sitharaman, Kementerian Keuangan India sudah menyiapkan dana sebesar 5 miliar dolar Amerika Serikat atau Rp83 triliun untuk kebutuhan tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Mitos vs Fakta: Benarkah Introvert Gak Bisa Jadi Leader Sukses di Bisnis?

03 Feb 2026, 01:01 WIBBusiness