Comscore Tracker

Perang Dagang Memanas, Lho Rupiah Malah Menguat?

Simak sentimen rupiah hari ini

Jakarta, IDN Times - Rupiah ditutup menguat 2,5 poin atau 0,02 persen ke level Rp14,237 per dolar Amerika Serikat (AS), Senin (19/8).

Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan walaupun kondisi ekonomi global tengah bermasalah akibat perang dagang, pidato Presiden Joko "Jokowi" Widodo terkait RAPBN 2020 menunjukkan optimisme dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen.

"Jika terealisasi, maka akan menandai laju pertumbuhan ekonomi tertinggi sejak tahun 2013.  Optimisme PDB tersebut sukses membuat arus modal kembali masuk ke Indonesia sehingga pasar kembali mengoleksi aset berisiko terutama mata uang garuda," katanya melalui telepon seluler, Senin (19/8).

Baca Juga: Akibat Perang Dagang AS-Tiongkok, Ekonomi Singapura Resesi

1. Pernyataan Trump belum siap bersepakat dengan Tiongkok akan pengaruhi rupiah

Perang Dagang Memanas, Lho Rupiah Malah Menguat?IDN Times/Istimewa

Ia mengatakan, terdapat sejumlah sentimen global yang turut mempengaruhi rupiah. Salah satunya, pernyataan Trump yang menyebut belum siap bersepakat dengan Tiongkok.

"Konsumen kami kaya, saya memberikan potongan pajak yang luar biasa, dan mereka penuh dengan uang,kata Trump pada hari Minggu. Trump juga menegaskan bahwa dia tidak siap untuk membuat perjanjian perdagangan dengan China, mengisyaratkan bahwa dia ingin melihat Beijing menangani protes yang sedang berlangsung di Hong Kong terlebih dahulu," jelas Ibrahim.

2. Pelaku pasar akan berhati-hati terhadap hal ini

Perang Dagang Memanas, Lho Rupiah Malah Menguat?IDN Times/Aan Pranata

Selain itu, langkah Amerika Serikat (AS) tak ingin bekerja sama dengan Huawei, juga akan berimbas pada dolar, sehingga akan mempengaruhi pergerakan rupiah. Di samping itu, pelaku pasar tengah tertuju pada sikap Federal Reserve menanggapi kekhawatiran resesi ekonomi.

"Pelaku pasar juga akan berhati-hati menjelang debut suku bunga acuan baru Tiongkok pada Selasa yang diumumkan pekan lalu. Analis percaya reformasi akan membuka pintu pemangkasan suku bunga," tuturnya.

3. Besok rupiah akan bergerak di rentang Rp14.177 - Rp14.288

Perang Dagang Memanas, Lho Rupiah Malah Menguat?IDN Times/Istimewa

Ia memprediksi, rupiah besok akan bergerak di level Rp 14.177 per dolar AS hingga Rp14.288 per dolar AS, terutama dipengaruhi oleh sejumlah sentimen eksternal seperti perang dagang.

"Penyebabnya akan ada tarik menarik di eksternal," katanya singkat.

Baca Juga: Perang Dagang Kian Panas, Modal Asing Masuk Capai Rp179,6 Triliun

Topic:

  • Anata Siregar

Just For You