Ilusrasi tarif listrik (Doc. PLN)
PLN mengimbau pelanggan untuk selalu waspada terhadap berbagai informasi yang beredar di media sosial. Pelanggan dapat memastikan kebenaran informasi serta melihat daftar tarif resmi melalui https://web.pln.co.id/pelanggan/tarif-tenaga-listrik/tariff-adjustment.
Jika pelanggan memiliki pertanyaan atau menemukan kendala terkait tagihan, PLN menyediakan beberapa saluran resmi yang dapat dihubungi, yakni Akun X @pln123_official dan Instagram @pln_id atau @pln.mobile. Layanan pelanggan melalui fitur live chat atau menu pengaduan pada aplikasi PLN Mobile.
Masyarakat pun diimbau waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang menyebut PLN menaikkan tarif listrik tanpa pemberitahuan.
"Faktanya, tidak ada kenaikan tarif listrik. Pemerintah telah menetapkan bahwa tarif listrik tetap berlaku sama untuk periode April-Juni 2026 seperti periode sebelumnya," ungkap PLN dalam unggahannya dikutip Senin (4/5/2026).
Sebelumnya, ramai di media sosial Threads maupun Instagram yang menyebut bahwa adanya kenaikan tagihan listrik. Bahkan, kenaikan tarif disebut dilakukan secara diam-diam oleh PLN.
Salah satunya pada postingan akun Instagram @awreceh.id, yang menunjukkan tangkapan layar komentar warganet yang mengeluhkan membayar tagihan listrik lebih mahal dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
"Fantasshhh tagihan listrik naiknya tidack sopfhan, ternyataah memang banyak yang merasa PLN diam-diam naikkin tarifff. Huffff," tulis salah satu warganet.
"Kakk? Kok sama sih? Aku biasa total 800 ribu tiba-tiba sudah dua bulan ini jadi 1,3-1,4 juta-an. Elektronik enggak ada yang baru, semua sama, syok banget," sahut warganet lainnya.
"Ini token juga naik ya? Aku biasanya 200 ribu sebulan ini enggak sampai sebulan sudah habis, padahal pemakaian sama kayak biasanya," kata warganet lainnya.