Jakarta, IDN Times - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan operasi salvage atau pengangkatan bangkai KMP Batumandi yang tenggelam setelah terbakar pada Selasa (20/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pelayaran dan kelancaran operasional penyeberangan di Pelabuhan Merak.
Kesiapan ASDP tersebut mendapat perhatian dari The National Maritime Institute (Namarin). Lembaga itu menilai komitmen untuk segera mengangkat bangkai kapal penting agar penanganan pascakebakaran tidak berlarut-larut, sekaligus memastikan keselamatan navigasi di sekitar lokasi kejadian.
Namun, Namarin mengingatkan pelaksanaan operasi pengangkatan bangkai kapal juga berkaitan dengan kesiapan pembiayaan, termasuk kemungkinan perlindungan asuransi khusus wreck removal atau pengangkatan bangkai kapal.
Direktur Namarin, Siswanto Rusdi, mengatakan keputusan ASDP yang menyatakan akan segera melaksanakan operasi salvage patut diapresiasi. Menurutnya, keputusan tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah KMP Batumandi tenggelam.
“Masih hangat dalam ingatan publik bagaimana operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam lebih sebulan lalu belum juga dapat dieksekusi karena alasan prosedural. Tetapi, Namarin meyakini bahwa masalahnya jauh lebih serius dari itu, dalam hal ini apakah operatornya memiliki wreck removal insurance atau tidak,” kata Siswanto dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (24/10/2026).
Ia berharap ASDP memiliki perlindungan asuransi yang memadai sehingga proses pengangkatan bangkai KMP Batumandi tidak terkendala persoalan pembiayaan.
