Waiting list sering dianggap cuma daftar tunggu biasa. Padahal, kalau dikelola dengan tepat, waiting list bisa jadi senjata marketing yang sangat kuat. Bukan cuma menahan calon pembeli, tapi juga menaikkan persepsi nilai dan rasa penasaran terhadap produk.
Masalahnya, banyak bisnis membuat waiting list yang “dingin” dan tidak menggugah emosi. Orang daftar, lalu menunggu tanpa rasa antusias. Supaya berbeda, waiting list harus dibangun sebagai pengalaman, bukan sekadar antrean.
