Jakarta, IDN Times - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) menargetkan pembiayaan hingga 20.000 unit rumah rendah emisi sepanjang 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan memperbesar porsi pembiayaan berkelanjutan dalam portofolio kredit.
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo mengatakan, hingga akhir 2025 perseroan telah menyalurkan pembiayaan untuk sekitar 11.000 unit rumah rendah emisi. Proyek tersebut dikembangkan oleh berbagai pengembang di sejumlah wilayah, mulai dari Legok (Banten), Cileungsi (Bogor), Medan, Semarang, Cirebon, hingga Bekasi.
“Harapannya tahun ini bisa mencapai 20.000 rumah rendah emisi, kalau bisa 30.000. Sampai 2029 kami ingin membangun 150.000 unit, dan pada 2030 sekitar 200.000 unit,” ujar Setiyo dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).
