Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
CEK FAKTA: Bahlil Minta Tarif Listrik Naik agar Rakyat Belajar Hemat?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat meninjau Distribution Control Center (DCC) PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Jawa Timur (UP2D) bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pada Selasa (25/3). (dok. PLN)
  • Kementerian ESDM menegaskan unggahan yang mengklaim Bahlil minta tarif listrik naik adalah hoaks, karena tidak ada pernyataan resmi maupun kebijakan terkait penyesuaian harga listrik.
  • Pemerintah memastikan tarif tenaga listrik untuk periode April–Juni 2026 tetap sama bagi pelanggan subsidi dan nonsubsidi, tanpa ada kenaikan harga.
  • Bahlil hanya mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan energi demi menjaga ketahanan energi nasional, bukan meminta kenaikan tarif listrik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Beredar sebuah unggahan di media sosial (medsos) yang mengeklaim Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendorong PT PLN (Persero) untuk menaikkan harga token listrik prabayar.

Narasi tersebut menyebutkan kenaikan harga bertujuan agar masyarakat belajar hidup hemat dan menghindari kerugian. Namun, benarkah pemerintah berencana menaikkan tarif listrik dalam waktu dekat?

1. Kementerian ESDM pastikan informasi tersebut hoaks

Instagram/kesdm

Unggahan yang dimaksud menampilkan foto Bahlil menggunakan helm proyek PLN. Dalam narasi yang beredar, disebutkan penyesuaian harga token listrik merupakan langkah untuk mendorong efisiensi energi.

Kementerian ESDM melalui akun Instagram resminya memastikan itu adalah berita bohong atau hoaks. Faktanya, tidak ada pernyataan resmi dari Bahlil maupun kebijakan dari pemerintah yang memerintahkan penyesuaian tarif listrik.

2. Tarif listrik periode April-Juni 2026 tidak naik

ilustrasi kWh dalam meteran listrik (pexels.com/adventtr)

Berdasarkan pengumuman terbaru dari Kementerian ESDM, tarif tenaga listrik untuk kuartal II yang mencakup periode April hingga Juni 2026 diputuskan tidak naik. Jadi tarif listrik masih sama seperti sebelum-sebelumnya.

Kebijakan tersebut berlaku bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi serta 24 golongan pelanggan subsidi.

3. Pemerintah hanya meminta bijak gunakan energi

Menteri ESDM Bahlil Lahadia mengecek ketersediaan BBM di SPBU Bolon, Colomadu, Karanganyar. (IDN Times/Larasati Rey)

Bahlil sebelumnya mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup hemat dalam penggunaan energi. Dia meyakini, jika langkah penghematan dilakukan, ketahanan energi nasional akan semakin baik.

"Kita harus betul-betul meminta bantuan rakyat untuk kita bersama-sama dalam memakai energi yang bijaksana. Kalau ini mampu kita lakukan bersama-sama insyaallah energi kita ke depan akan semakin baik," ujar dia melalui Biro Humas Kementerian ESDM, Kamis (26/3/2026).

Namun, tidak ada pernyataan Bahlil yang menyebutkan agar perusahaan listrik milik negara menaikkan tarif listrik.

Editorial Team