Zhang Qingsong, Chairman dan CEO CIC, menyampaikan bahwa CIC optimis terhadap prospek jangka panjang kawasan ASEAN. CIC memandang penting kerja sama dengan para lembaga investasi negara di kawasan ini untuk memperkuat ekosistem investasi lintas negara dan mendorong investasi dua arah.
Sejumlah Institusi Investasi Negara Luncurkan China-ASEAN Joint Investment Council

CIC, GPF Thailand, INA, Khazanah, dan SOFAZ meluncurkan China-ASEAN Joint Investment Council di CIFIT ke-26 Xiamen; KWAP Malaysia turut bergabung.
CAJIC menjadi platform sovereign investor China-ASEAN untuk dialog rutin, forum tahunan, riset tematik, dan pelatihan eksekutif guna mengembangkan investasi lintas negara.
Para anggota menyoroti peluang di infrastruktur berkelanjutan, digitalisasi, manufaktur maju, dan transisi rendah karbon, dengan fokus pada tata kelola serta nilai jangka panjang.
Jakarta, IDN Times – China Investment Corporation (“CIC”), Government Pension Fund (“GPF”) Thailand, Indonesia Investment Authority (“INA”), Khazanah Nasional Berhad (“Khazanah”) Malaysia, dan State Oil Fund of The Republic of Azerbaijan (“SOFAZ”) meluncurkan China-ASEAN Joint Investment Council (“CAJIC” atau “Council”) pada China International Fair for Investment and Trade (“CIFIT”) ke-26 di Xiamen. Kumpulan Wang Persaraan (Diperbadankan) (KWAP) Malaysia turut bergabung ke dalam CAJIC.
Diinisiasi oleh CIC dengan CGS International Securities Pte. Ltd. (“CGS International”), unit bisnis internasional China Galaxy Securities (“CGS”), sebagai Sekretariat, CAJIC merupakan platform kerja sama antar sovereign investor yang menjadi wadah bagi permodalan, pengetahuan, dan kepemimpinan antara China dan ASEAN melalui dialog secara berkala, forum tahunan, riset tematik, dan program pelatihan eksekutif. CAJIC dimaksudkan untuk menyediakan platform kelembagaan khusus bagi investor jangka panjang untuk memperdalam pemahaman bersama, mengembangkan peluang investasi lintas negara, serta membentuk ekosistem investasi China-ASEAN yang lebih kuat dan berkelanjutan.
1. CAJIC sebagai platform kolaborasi berkelanjutan antara China & ASEAN

Indonesia Investment Authority (INA). (www.ina.go.id) Oki Ramadhana, Ketua Dewan Direktur INA, mengatakan, “Dengan melanjutkan kerja sama yang telah terjalin melalui CAIP, kami melihat CAJIC sebagai platform kolaborasi berkelanjutan antara China dan ASEAN. Dialog rutin dan riset bersama dapat mengurangi kesenjangan informasi, memperdalam pemahaman mengenai kondisi pasar lokal, serta membantu institusi mengidentifikasi keselarasan antara mandat dan kapabilitas masing-masing. Seiring waktu, hal ini dapat memperkuat pipeline investasi dan membangun kemitraan tepercaya yang melampaui transaksi individual. Pada akhirnya, nilai CAJIC akan terletak pada kemampuannya untuk menghubungkan institusi, gagasan, dan peluang, serta mewujudkannya menjadi kolaborasi investasi yang menciptakan nilai berkelanjutan bagi China, ASEAN, dan para pemangku kepentingan masing-masing.”
Israfil Mammadov, CEO SOFAZ, mengatakan, “Bagi SOFAZ, CAJIC sejalan dengan upaya kami dalam membangun kemitraan jangka panjang dengan institusi investasi negara yang terkemuka dan memperkuat keterlibatan kami di koridor investasi yang semakin penting. Council menjadi forum yang berharga bagi institusi sejenis untuk bertukar perspektif, memperkuat hubungan, dan menjajaki area kerja sama yang konkret. Kami berharap dapat berkontribusi melalui pengalaman dan perspektif SOFAZ, sekaligus mengembangkan kemitraan yang dapat menciptakan nilai jangka panjang.”
2. Menyambut baik kerja sama dengan institusi dengan visi serupa

Perayaan ASEAN Day ke -59 di Sekretariat ASEAN, Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta) Dr Soraphol Tulayasathien, Secretary-General GPF, mengatakan, “Sebagai investor institusional jangka panjang, GPF melihat peluang yang terus berkembang di sepanjang koridor China–ASEAN, khususnya pada sektor infrastruktur berkelanjutan, digitalisasi, advanced manufacturing, dan transisi rendah karbon. CAJIC dapat menjadi platform praktis bagi investor institusional untuk memperdalam dialog, berbagi riset, serta menilai peluang dan risiko secara lebih baik. Kami menantikan kesempatan untuk mengubah pengetahuan bersama menjadi keputusan investasi jangka panjang yang tepat, didukung oleh tata kelola yang kuat danrisiko yang disiplin.”
Dato’ Amirul Feisal Wan Zahir, Managing Director Khazanah, mengatakan, “Khazanah merasa terhormat dapat menjadi bagian dari China-ASEAN Joint Investment Council yang hadir pada momentum penting bagi kawasan kita. China dan ASEAN telah terhubung erat melalui perdagangan, investasi, dan rantai pasok, dan fase pertumbuhan berikutnya akan membutuhkan dialog berkelanjutan, kemitraan tepercaya, serta modal jangka panjang yang disiplin. Sebagai sovereign wealth fund Malaysia, Khazanah berkomitmen untuk memperkuat peran Malaysia sebagai gerbang tepercaya antara China, ASEAN, dan dunia yang lebih luas, dengan membantu menghubungkan modal, teknologi, talenta, dan pasar melalui cara yang dapat menghasilkan nilai bersama dan berkelanjutan. Melalui CAJIC, kami menyambut baik kerja sama dengan institusi dengan visi serupa untuk memperkuat konektivitas regional, memperdalam kolaborasi investasi, dan mendukung kemakmuran jangka panjang di China dan ASEAN.”
3. CAJIC diresmikan pada CIFIT ke-26 di Xiamen pada 8 September 2026

Chairman CGS, Wang Sheng, Secretary-General GPF, Dr Soraphol Tulayasathien, Chief Legal Counsel INA, Arisia Arundati Pusponegoro, Chairman dan CEO CIC, Zhang Qingsong, CEO SOFAZ, Israfil Mammadov, Managing Director Khazanah, Dato’ Amirul Feisal Wan Zahir (dok. INA) Wang Sheng, Chairman CGS, mengatakan, “CAJIC memperluas peranan CGS International di koridor China-ASEAN, mulai dari penyaluran modal melalui CAIP yang diluncurkan awal tahun ini, hingga platform institusional yang lebih luas bagi para sovereign investor di kawasan untuk berkumpul, melakukan riset, dan berkolaborasi. Dengan kehadiran yang mendalam di ASEAN serta dukungan kuat dari induk perusahaan di China, CGS International diposisikan untuk menghadirkan riset, distribusi, dan jaringan lokal yang dibutuhkan guna mendukung para anggota pendiri dalam tiga pilar Council ini. Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh CIC, GPF, INA, Khazanah, KWAP, dan SOFAZ, dan berharap dapat membangun CAJIC menjadi platform sovereign investor terdepan di koridor ini.”
CAJIC diresmikan pada CIFIT ke-26 di Xiamen pada 8 September 2026. (WEB)



















