Jakarta, IDN Times - Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok dalam dua hari terakhir dampak dari pengumuman kebijakan Morgan Stanley Capital International (MSCI) menjadi momentum perbaikan pasar saham Indonesia.
“(Ini seperti) wake up call (peringatan) dan kayak mandi air dingin. Kadang-kadang kita butuh juga (hal seperti ini) dan juga enggak usah kita menjadi defensif. Kita perbaiki saja diri kita karena market kita fundamentally very good (secara fundamental sangat baik),” kata dia, dikutip dari ANTARA, Kamis (29/1/2026).
Usai pengumuman MSCI, IHSG pada Rabu pagi (28/1) melemah. Bahkan pada penutupan sesi I, IHSG anjlok lebih dari 7 persen. Hingga sesi 2, IHSG jeblok 8 persen hingga Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (trading halt).
IHSG pada Rabu kemarin ditutup ambrol 7,35 persen ke level 8.320,56. Koreksi masih berlanjut pada Kamis pagi, bahkan pada sesi I, BEI kembali melakukan trading halt karena IHSG terjun 8 persen. Pelemahan IHSG menyusut mendekati penutupan, dengan koreksi 1,06 persen ke level 8.232,20.
