Jakarta, IDN Times - India resmi mengumumkan permintaan listrik nasional diperkirakan akan menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah pada musim panas mendatang. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan perang di Timur Tengah yang melibatkan Iran, yang kini mulai mengancam stabilitas pasokan bahan bakar dunia.
Peningkatan konsumsi energi yang sangat besar ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan terganggunya impor gas alam, sehingga memberikan tekanan berat pada jaringan listrik negara dalam memenuhi kebutuhan pabrik maupun rumah tangga. Menanggapi kondisi tersebut, Kementerian Tenaga Listrik India kini sedang mengupayakan berbagai langkah darurat dan kerja sama antar lembaga untuk memastikan listrik tetap menyala bagi ratusan juta penduduk.
Otoritas terkait menyatakan bahwa langkah pencegahan ini mencakup optimalisasi stok batu bara dalam negeri dan pengaturan ulang jalur pengiriman barang. Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya mati lampu massal yang dapat mengganggu ekonomi nasional di tengah ketidakpastian situasi global saat ini.
