Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daftar 4 Perempuan Terkaya di Indonesia 2026, Apa Saja Bisnisnya?
ilustrasi wanita terkaya di Indonesia 2026 (pexels.com/Atlantic Ambience)
  • Empat wanita terkaya Indonesia 2026 versi Forbes adalah Marina Budiman, Dewi Kam, Wirastuty Fangiono, dan Hartati Murdaya, masing-masing memimpin sektor teknologi, energi, agribisnis, serta properti.
  • Marina Budiman menempati posisi teratas dengan kekayaan US$6,5 miliar dari PT DCI Indonesia Tbk, disusul Dewi Kam dengan US$3,2 miliar berkat investasinya di sektor batu bara dan energi.
  • Wirastuty Fangiono dan Hartati Murdaya melengkapi daftar melalui kepemimpinan mereka di bisnis sawit FAP Agri serta konglomerasi properti Central Cipta Murdaya yang menguasai aset prestisius Jakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Daftar orang terkaya di Tanah Air biasanya didominasi oleh kaum pria. Namun, kehadiran beberapa sosok perempuan terkaya di Indonesia 2026 membuktikan bahwa perempuan punya taji yang kuat dalam membangun imperium bisnis raksasa.

Data terbaru menunjukkan bahwa meski jumlahnya belum sebanyak laki-laki, para pengusaha perempuan ini berhasil menguasai sektor-sektor krusial. Mulai dari teknologi pusat data, energi, hingga perkebunan kelapa sawit, berikut adalah profil empat perempuan terkaya di Indonesia menurut Forbes.

1. Marina Budiman

Marina Budiman (dok. DCI Indonesia)

Nama Marina Budiman berada di posisi teratas dalam daftar ini. Ia dikenal sebagai sosok di balik kesuksesan PT DCI Indonesia Tbk (DCII), perusahaan pusat data yang kini menjadi tulang punggung infrastruktur digital di Indonesia.

Marina Budiman sukses mengukuhkan posisinya sebagai perempuan terkaya di Indonesia tahun ini. Kekayaannya bersumber utama dari DCII, perusahaan data center yang ia dirikan bersama Otto Toto Sugiri dan Han Arming Hanafia pada 2011.

Perjalanan kariernya terbilang panjang dan konsisten. Ia memulai langkah profesional di Bank Bali pada 1985, sebelum akhirnya terjun ke industri teknologi dan ikut membidani lahirnya Indonet pada 1994, yang dikenal sebagai penyedia layanan internet pertama di Indonesia. Dari sini terlihat jelas bahwa ia bukan sekadar mengikuti tren, tapi sudah membaca arah masa depan sejak awal.

Melansir Forbes, per 30 Maret 2026 kekayaannya mencapai sekitar 6,5 miliar dolar AS atau setara Rp102,7 triliun. Angka ini menempatkannya di jajaran elite global, bahkan masuk peringkat ke-611 orang terkaya dunia. Kekayaannya pun dikenal sangat dinamis, mengikuti pergerakan saham DCII yang menjadi salah satu emiten dengan harga tertinggi di Bursa Efek Indonesia.

2. Dewi Kam

Dewi Kam (YouTube wmygod)

Berbeda dari Marina, Dewi Kam membangun kekayaannya dari sektor energi dan pertambangan. Dewi Kam menjadi nama yang sangat diperhitungkan di sektor ini.

Melansir Forbes, pada usianya yang menginjak sekitar 75 tahun, ia memiliki kekayaan bersih yang ditaksir mencapai 3,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp39 triliun per akhir Maret 2026. Angka ini menempatkannya sebagai salah satu perempuan paling berpengaruh dalam industri energi nasional.

Menariknya, sumber kekayaannya tidak datang dari satu pintu saja. Sebagian besar berasal dari kepemilikan saham minoritas di PT Bayan Resources Tbk (BYAN), salah satu produsen batu bara terbesar di Indonesia. Lonjakan harga batu bara global beberapa tahun terakhir turut mendorong nilai sahamnya meningkat signifikan, yang berdampak langsung pada total kekayaannya.

Namun, kekuatan Dewi Kam tidak berhenti di situ. Ia juga memiliki kendali besar melalui PT Sumbergas Sakti Prima, perusahaan yang aktif mengembangkan proyek-proyek pembangkit listrik skala besar. Keterlibatannya dalam proyek seperti PLTU Cilacap hingga PLTU Jeneponto menunjukkan bahwa perannya bukan sekadar investor, melainkan juga pemain kunci dalam pembangunan infrastruktur energi.

Dengan kombinasi antara investasi strategis dan keterlibatan langsung dalam proyek-proyek besar, Dewi Kam dikenal sebagai salah satu miliarder self-made yang paling disegani.

3. Wirastuty Fangiono

Pada usianya yang menginjak 53 tahun, Wirastuty Fangiono mencuri perhatian sebagai salah satu sosok termuda dalam daftar konglomerat wanita paling berpengaruh di Tanah Air saat ini. Sebagai penerus PT FAP Agri Tbk (FAPA), Wirastuty memimpin bisnis sawit raksasa yang mengelola lebih dari 110 ribu hektare lahan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan data Forbes real-time net worth per 30 Maret 2026, total kekayaannya tercatat menyentuh angka 1,6 miliar dolar AS. Alumnus University of Toronto ini membuktikan bahwa tangan dinginnya mampu menjaga stabilitas perusahaan yang telah berdiri sejak 1994 tersebut tetap relevan di tengah ketatnya persaingan agribisnis global.

Namun, daya tarik Wirastuty bukan hanya soal angka di atas kertas, melainkan keberaniannya dalam mengambil langkah strategis yang ekspansif. Salah satu aksi korporasi yang paling menyita perhatian adalah saat First Resources—perusahaan yang juga terafiliasi dengan keluarganya—sukses mengakuisisi PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) senilai Rp5,54 triliun pada Mei 2025 lalu.

Melalui kombinasi warisan bisnis yang kuat dan insting investasi yang tajam, ia berhasil membangun jejaring perusahaan yang saling terhubung, mulai dari pasar domestik hingga melantai di Bursa Efek Singapura. Keberhasilannya ini menjadikannya representasi nyata dari wanita terkaya di Indonesia 2026 yang sukses membawa bisnis keluarga bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang jauh lebih masif.

4. Hartati Murdaya

Daftar ini tak lengkap tanpa menyebut Siti Hartati Murdaya, sosok senior yang menjabat sebagai Presiden Direktur Central Cipta Murdaya (CCM). Setelah berpulangnya sang suami, Murdaya Poo, pada April 2025 lalu di usia 84 tahun, Hartati bersama keempat anaknya—Prajna, Metta, Upekkha, dan Karuna—terus memperkokoh imperium bisnis keluarga yang telah dibangun sejak tahun 1971.

Perempuan kelahiran 29 Agustus 1946 yang terlahir dengan nama Tjee Lie Ing ini dikenal sebagai "Ratu Properti" yang sangat disegani. Keberhasilannya menguasai aset-aset elit di Jakarta bermula dari langkah berani CCM mengakuisisi raksasa properti PT Metropolitan Kentjana dari Grup Salim.

Aksi korporasi tersebut membuat berbagai aset prestisius seperti Wisma Metropolitan, World Trade Center (WTC), hingga Pondok Indah Town Center jatuh ke pelukannya. Selain itu, ia juga merupakan sosok di balik megahnya Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, salah satu pusat konvensi terbesar di ibu kota.

Hingga 30 Maret 2026, kekayaan bersih Hartati stabil di angka 1,2 miliar dolar AS atau menembus Rp20,3 triliun. Di luar sektor properti, sumber kekayaannya juga mengalir deras dari lini retail dan manufaktur.

Melalui Berca Sportindo, ia tidak hanya menjadi distributor merek global, tetapi juga sukses melahirkan brand sepatu lokal legendaris, League. Meski telah lama malang melintang di dunia bisnis, Hartati tetap aktif dalam organisasi sosial dan keagamaan, menunjukkan dedikasi yang melampaui sekadar angka di laporan keuangan.

FAQ seputar wanita terkaya di Indonesia 2026

Siapa wanita terkaya di Indonesia 2026?

Wanita terkaya di Indonesia 2026 adalah Marina Budiman dengan kekayaan sekitar US$6,5 miliar yang berasal dari bisnis data center.

Dari sektor apa saja kekayaan para wanita ini berasal?

Kekayaan mereka berasal dari berbagai sektor strategis, seperti teknologi (data center), energi dan pertambangan, agribisnis kelapa sawit, hingga properti.

Siapa wanita terkaya termuda di daftar ini?

Wirastuty Fangiono menjadi salah satu yang termuda dalam daftar wanita terkaya di Indonesia 2026, dengan usia sekitar 53 tahun.

Berapa total kekayaan wanita terkaya di Indonesia 2026?

Jika digabungkan, total kekayaan empat wanita terkaya di Indonesia 2026 ini mencapai lebih dari US$12 miliar atau ratusan triliun rupiah.

Editorial Team