Banyak orang mengira negara dengan jam kerja paling panjang otomatis jadi negara paling produktif. Faktanya, produktivitas gak cuma dihitung dari berapa lama seseorang bekerja, lho, tapi juga seberapa besar nilai ekonomi yang dihasilkan setiap jam kerja. Data terbaru dari OECD menunjukkan hasil yang cukup mengejutkan karena beberapa negara kecil di Eropa justru berhasil mengungguli negara besar seperti Amerika Serikat dan Jepang.
Irlandia bahkan menempati posisi pertama dengan nilai GDP per jam kerja mencapai 151 dolar AS atau sekitar Rp2,4 juta per jam kerja dalam perhitungan purchasing power parity (PPP). Sementara itu, Jepang yang dikenal disiplin kerja malah berada cukup jauh di bawah rata-rata OECD. Dari sini terlihat bahwa produktivitas ternyata lebih berkaitan dengan kualitas sistem ekonomi dibanding sekadar budaya kerja keras.
