Daftar Negara Pemasok Bensin, LPG dan Solar RI hingga April 2026

- Singapura tetap jadi pemasok utama bensin Indonesia hingga April 2026 dengan kontribusi lebih dari 60 persen, diikuti Malaysia dan peningkatan pasokan dari Oman serta Uni Emirat Arab.
- Amerika Serikat mendominasi impor LPG nasional sepanjang 2025 hingga awal 2026 dengan porsi sekitar 70 persen, disusul UEA, Saudi Arabia, dan Qatar sebagai penyumbang terbesar berikutnya.
- Untuk impor solar, Singapura masih memimpin meski porsinya menurun pada 2026, sementara Malaysia dan Taiwan menunjukkan peningkatan kontribusi dalam pasokan energi tersebut.
Jakarta, IDN Times - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis rincian data negara asal impor untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.
Data tersebut mencakup realisasi volume impor minyak bensin, liquefied petroleum gas (LPG), dan solar sepanjang 2025 hingga periode awal April 2026. Berikut rinciannya!
1. Singapura masih mendominasi pasokan minyak bensin

Berdasarkan data 2025, Singapura tercatat sebagai pemasok minyak bensin terbesar bagi Indonesia dengan kontribusi mencapai 63 persen. Posisi tersebut diikuti Malaysia sebesar 33,14 persen, China 1,32 persen, serta Oman sebanyak 1,05 persen.
Negara lainnya yang turut menyuplai adalah Uni Emirat Arab (UAE) sebesar 0,72 persen, Korea 0,48 persen, Mesir 0,30 persen, dan Taiwan 0,26 persen.
Sementara itu, untuk periode hingga 1 April 2026, Singapura tetap menjadi sumber utama dengan persentase 64,23 persen. Malaysia menyumbang 27,18 persen, disusul oleh Oman yang meningkat menjadi 5,55 persen, serta UEA sebesar 3,03 persen.
2. Amerika Serikat jadi pemasok utama LPG nasional

Mengenai kebutuhan LPG, Amerika Serikat (AS) menjadi negara asal impor paling dominan pada 2025, yakni 70,07 persen. Kemudian UEA 11,88 persen, Qatar 11,84 persen, Kuwait 2,43 persen, Saudi Arabia 1,71 persen, Bahrain 1,38 persen, Australia 0,62 persen, dan Malaysia 0,08 persen.
Memasuki 2026 hingga tanggal 1 April, As masih memimpin pasokan LPG dengan angka 68,91 persen. UEA tercatat menyumbang 11,83 persen, disusul Saudi Arabia 7,36 persen, Qatar 5,21 persen, Australia 3,91 persen, Kuwait 2,61 persen, dan China 0,17 persen.
3. Negara pengimpor minyak solar

Untuk sektor minyak solar pada 2025, Singapura memberikan kontribusi terbesar senilai 65,06 persen terhadap volume impor nasional. Malaysia menyusul di angka 27,65 persen, Korea 3,40 persen, India 2,16 persen, serta Uni Emirat Arab 1,21 persen. Sisanya dari Taiwan 0,39 persen dan Thailand 0,13 persen.
Data terbaru hingga 1 April 2026 menunjukkan perubahan komposisi negara pemasok solar. Singapura berkontribusi 58,56 persen. Di posisi kedua, Malaysia menyumbangkan 36,56 persen dan Taiwan memberikan pasokan sebesar 4,88 persen.


















