- Argentina sebesar 60,18 miliar dolar AS atau 8,7 persen dari PDB.
- Ukraina sebesar 15,48 miliar dolar AS atau 6,9 persen dari PDB.
- Mesir sebesar 10,67 miliar dolar AS atau 2,5 persen dari PDB.
- Pakistan sebesar 10,50 miliar dolar AS atau 2,6 persen dari PDB.
- Ekuador sebesar 10,08 miliar dolar AS atau 7,3 persen dari PDB.
- Pantai Gading sebesar 5,19 miliar dolar AS atau 5,3 persen dari PDB.
- Kenya sebesar 4,22 miliar dolar AS atau 2,9 persen dari PDB.
- Bangladesh sebesar 4,16 miliar dolar AS atau 0,8 persen dari PDB.
- Ghana sebesar 3,95 miliar dolar AS atau 3,3 persen dari PDB.
- Angola sebesar 3,51 miliar dolar AS atau 2,3 persen dari PDB.
- Kongo (DRC) sebesar 3,20 miliar dolar AS atau 3,5 persen dari PDB.
- Kosta Rika sebesar 2,56 miliar dolar AS atau 2,3 persen dari PDB.
- Ethiopia sebesar 2,54 miliar dolar AS atau 2,1 persen dari PDB.
- Sri Lanka sebesar 2,54 miliar dolar AS atau 2,6 persen dari PDB.
- Yordania sebesar 2,37 miliar dolar AS atau 3,7 persen dari PDB.
Daftar Negara dengan Utang Terbesar di IMF

- Argentina tercatat sebagai peminjam terbesar di IMF dengan utang mencapai sekitar 60 miliar dolar AS, mencerminkan krisis ekonomi berkepanjangan dan ketergantungan pada bantuan lembaga tersebut.
- Benua Afrika menjadi kawasan dengan jumlah negara peminjam terbanyak di IMF, dipicu oleh ketergantungan pada komoditas, kapasitas fiskal lemah, dan kerentanan terhadap gejolak ekonomi global.
- Selain Argentina, negara dengan pinjaman besar lainnya meliputi Ukraina, Mesir, Pakistan, dan Ekuador; sementara Suriname memiliki rasio utang terhadap PDB tertinggi akibat gagal bayar tahun 2020.
Jakarta, IDN Times - Ada berbagai alasan yang mendasari sebuah negara memutuskan untuk meminjam dana ke International Monetary Fund (IMF). Pada umumnya, langkah ini diambil saat sebuah negara tengah menghadapi tekanan ekonomi signifikan.
Situasi tersebut biasanya mencakup krisis neraca pembayaran yang membuat negara sulit melunasi utang atau membayar impor, ketidakstabilan mata uang akibat merosotnya cadangan devisa, hingga masalah ketimpangan fiskal dengan ditandai besarnya defisit pemerintah.
Dilansir Visual Capitalist, contoh nyata dari kondisi ini dapat dilihat pada Argentina yang kerap meminta bantuan akibat krisis mata uang dan inflasi. Begitu pula dengan Pakistan dan Sri Lanka yang berpaling ke IMF saat beban utang luar negeri mereka semakin berat.
1. Argentina jadi peminjam terbesar dengan nilai fantastis

Posisi utang Argentina hampir empat kali lipat dari negara di bawahnya. Dengan total kredit berjalan yang menembus angka 60 miliar dolar AS, besarnya utang ini merupakan hasil dari siklus panjang krisis ekonomi dan ketergantungan pada program IMF selama beberapa dekade.
Setelah Argentina, negara-negara dengan pinjaman besar lainnya adalah Ukraina, Mesir, dan Pakistan. Di sisi lain, banyak negara di kawasan Afrika yang tercatat memiliki utang dengan nilai di bawah satu miliar dolar AS.
Hal menarik terlihat pada Suriname. Meski secara nominal bukan yang terbesar, negara ini memiliki rasio utang IMF terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang paling tinggi. Kondisi ini dipicu oleh kegagalan bayar pada 2020 akibat penurunan pendapatan minyak serta salah kelola fiskal.
Dampaknya, Suriname harus menjalani restrukturisasi ekonomi yang melibatkan langkah penghematan ketat dan depresiasi nilai tukar mata uang.
2. Afrika sebagai kawasan dengan jumlah peminjam terbanyak

Benua Afrika menjadi wilayah dengan jumlah negara peminjam terbanyak. Kebutuhan pembiayaan eksternal yang terus berulang di Afrika disebabkan masalah struktural, seperti ketergantungan tinggi pada komoditas, kapasitas fiskal tidak memadai, serta kerentanan terhadap gejolak ekonomi global.
Walaupun nominal pinjaman tiap negaranya cenderung kecil, namun cakupan ketergantungan negara-negara di benua tersebut terhadap IMF sangat luas.
3. Negara dengan pinjaman terbanyak di IMF

Berikut adalah rincian negara dengan pinjaman terbanyak:




![[QUIZ] Tes Seberapa Siap Kamu untuk Mulai Berbisnis Dari Quiz Ini!](https://image.idntimes.com/post/20230920/startup-594090-1280-d6d6a0f4e90d5fb0c2c5b5669d828c83.jpg)













