Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara menjelaskan arah fiskal Indonesia kepada lembaga pemeringkat internasional, Moody’s, yang baru saja memangkas outlook peringkat kredit Indonesia.
"Sekarang semuanya masuk di Danantara, dan Danantara memerankan fungsi juga untuk investasi. Ini yang perlu penjelasan," kata dia di Jakarta dikuti dari ANTARA, Sabtu (7/2/2026).
Hal tersebut untuk menanggapi laporan Moody’s mengenai pentingnya menjaga prediktabilitas pengambilan kebijakan, komunikasi publik, dan kualitas koordinasi antarkementerian/lembaga di tengah perubahan kebijakan dan tata kelola pengelolaan perekonomian yang sedang berjalan.
