Jakarta, IDN Times – Kementerian Keuangan melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Februari 2026 mencapai Rp135,7 triliun atau setara 0,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, defisit tersebut meningkat signifikan. Pada Februari 2025, defisit APBN tercatat hanya Rp30,7 triliun atau sekitar 0,13 persen dari PDB.
“Pengumpulan pajak di dua bulan pertama 2026 ini tumbuh 30 persen. Kita akan pastikan itu stabil terus ke depan,” kata Purbaya dalam acara buka bersama wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
