Jakarta, IDN Times – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif pada Januari–Maret 2026 atau kuartal I tahun ini mencatat surplus sebesar 5,55 miliar dolar Amerika Serikat (AS).
Surplus ini terutama didorong oleh kinerja perdagangan nonmigas yang mencapai 10,63 miliar dolar AS, meski defisit neraca migas tercatat sebesar 5,68 miliar dolar AS. Lantas, negara mana saja yang menjadi penyumbang terbesar surplus nonmigas Indonesia?
