Jakarta, IDN Times - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan stabilitas sistem keuangan berada dalam kondisi yang konsisten terjaga pada kuartal IV-2025. Hal ini didukung oleh koordinasi dan sinergi kebijakan antar pemangku kepentingan. Namun, pemerintah tidak bisa terlena dengan kondisi tersebut, sebab volatilitas pasar keuangan global sempat meningkat, terutama disebabkan oleh ketegangan perdagangan pada Januari 2026.
“KSSK akan terus mencermati dan melakukan penilaian secara forward looking terhadap kondisi perekonomian dan sektor keuangan di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut, sekaligus melakukan usaha mitigasi secara terkoordinasi,” ucap Menteri Keuangan sekaligus Ketua KSSK, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK I Tahun 2025 di kantor Kementerian Keuangan pada Selasa (27/1/2026).
KSSK, yang terdiri dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), terus menjalankan sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
