Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto mengingatkan sektor energi nasional tengah menghadapi tantangan besar akibat penurunan produksi alami minyak nasional yang mencapai 10 persen setiap tahunnya.
Saat ini, angka produksi minyak siap jual Indonesia hanya berada di kisaran 600 ribu barel per hari, sementara kebutuhan konsumsi melonjak hingga 1,6 juta barel per hari. Kondisi itu menempatkan Indonesia sebagai importir bersih dengan volume impor mencapai 1 juta barel setiap harinya.
"Hari ini kurang lebih 15 miliar dolar per bulan untuk impor BBM itu yang dikelola Pertamina. Maka apa yang disebut dengan energy security dari sisi migas ini berat sekali di Indonesia karena sangat tergantung dari impor," kata Sugeng di IDN HQ, Jakarta, dikutip Kamis (7/5/2026).
