Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dongkrak Produksi Migas Nasional, Pertamina Perkuat Kolaborasi Global

Dongkrak Produksi Migas Nasional, Pertamina Perkuat Kolaborasi Global
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, bertemu dengan Head of Petroleum Engineering Department Colorado School of Mines, Jennifer L. Miskimins, dalam rangka memperkuat kolaborasi untuk pengembangan sektor hulu migas berbasis teknologi. (Dok. Pertamina)
Intinya Sih
5W1H
  • Pertamina memperkuat kolaborasi global dengan Colorado School of Mines untuk meningkatkan produksi migas nasional melalui riset dan pengembangan teknologi sumber daya non-konvensional.
  • Kerja sama trilateral dengan Universitas Pertamina difokuskan pada pembentukan pusat riset migas non-konvensional, program pendidikan bersama, dan penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri.
  • Pertamina menegaskan komitmen mempercepat peningkatan produksi migas serta mendukung ketahanan energi nasional sejalan dengan target Net Zero Emission 2060 dan prinsip ESG.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times — Pertamina terus memperkuat langkah strategis berbasis kolaborasi global guna mendorong peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional. Hal ini terermin dalam pertemuan antara Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, dengan Head of Petroleum Engineering Department, Colorado School of Mines, Jennifer L. Miskimins.

Pertemuan tersebut mengusung tema utama “Collaboration for Supporting the Production Increase”, dengan fokus pada penguatan pendidikan dan riset (education and research) sebagai fondasi peningkatan produksi migas, khususnya dari sumber daya non-konvensional (unconventional oil & gas).

Kedua pihak membahas peluang kerja sama strategis yang mencakup riset bersama pada reservoir kompleks, pengembangan teknologi eksploitasi migas non-konvensional, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pendidikan lanjutan dan pertukaran akademik. Pendekatan ini dipandang penting untuk menjawab tantangan penurunan produksi dari lapangan migas konvensional yang telah memasuki fase matang.

Oki Muraza menegaskan bahwa perusahaan tengah menjalankan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi migas nasional. “Pertamina saat ini fokus pada pengembangan lapangan existing sekaligus mendorong pengembangan reservoir non-konvensional. Untuk itu, kami terus memperkuat kapabilitas, pengetahuan, dan penguasaan teknologi guna mendukung optimalisasi produksi secara berkelanjutan,” ujarnya.

1. Sambut positif peluang kolaborasi

WhatsApp Image 2026-05-06 at 12.10.35 PM (1).jpeg
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, bertemu dengan Head of Petroleum Engineering Department Colorado School of Mines, Jennifer L. Miskimins, dalam rangka memperkuat kolaborasi untuk pengembangan sektor hulu migas berbasis teknologi. (Dok. Pertamina)

Dari sisi akademik, Colorado School of Mines dikenal sebagai salah satu institusi terkemuka dunia di bidang energi dan teknik perminyakan, dengan keunggulan pada pengembangan teknologi dan riset unconventional resources, termasuk shale oil, tight oil, dan oil shale. Pengalaman dalam pengembangan reservoir berpermeabilitas rendah serta penguasaan teknologi seperti hydraulic fracturing dan horizontal drilling menjadikan Mines sebagai mitra strategis dalam mendukung transformasi industri hulu migas Indonesia.

Jennifer L. Miskimins menyampaikan bahwa pihaknya menyambut positif peluang kolaborasi ini dan siap memberikan dukungan sesuai keahlian yang dimiliki, khususnya dalam pengembangan teknologi dan pendekatan ilmiah untuk unconventional oil & gas.

2. Langkah strategis

WhatsApp Image 2026-05-06 at 12.10.35 PM (2).jpeg
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, bertemu dengan Head of Petroleum Engineering Department Colorado School of Mines, Jennifer L. Miskimins, dalam rangka memperkuat kolaborasi untuk pengembangan sektor hulu migas berbasis teknologi. (Dok. Pertamina)

Pembahasan juga mencakup peluang kolaborasi trilateral yang melibatkan Universitas Pertamina sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan dan riset nasional. Kerja sama ini diarahkan pada pengembangan program pendidikan bersama, pembentukan pusat riset migas non-konvensional di Indonesia, serta penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri.

Langkah ini dinilai strategis dalam membangun kemandirian teknologi sekaligus memastikan keberlanjutan pengembangan sumber daya manusia di sektor energi. Integrasi antara industri dan akademisi diharapkan dapat mempercepat proses alih teknologi secara lebih efektif.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Pertamina terus mendorong pengembangan migas non-konvensional untuk mengimbangi penurunan produksi alami dari lapangan konvensional. Sumber daya seperti shale oil, tight oil, dan coal bed methane dinilai memiliki potensi signifikan, meskipun memerlukan pendekatan teknologi dan rekayasa yang lebih kompleks.

3. Komitmen Pertamina

Gedung Pertamina (dok. Pertamina)
Gedung Pertamina (dok. Pertamina)

Melalui kolaborasi global yang terstruktur dan berbasis riset, Pertamina menegaskan komitmennya untuk mempercepat peningkatan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia di tengah dinamika transisi energi global.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ezri Tri Suro
EditorEzri Tri Suro
Follow Us

Related Articles

See More