13 Sumur Migas Baru Ditemukan di Kawasan Transmigrasi, Potensi Rp2,5 Triliun

- Ditemukan 13 sumur migas baru di kawasan transmigrasi Samboja, Kutai Kartanegara, dengan potensi ekonomi mencapai Rp2,5 triliun menurut Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.
- Kementerian Transmigrasi dan SKK Migas menandatangani MoU untuk sinergi pengelolaan data, lahan, serta perencanaan pembangunan wilayah transmigrasi berbasis kegiatan hulu migas.
- SKK Migas akan memulai pengeboran 13 sumur baru pada Juni mendatang secara bertahap, sementara Pertamina menilai potensi cadangan minyak dan gas bernilai total sekitar Rp2,5 triliun.
Jakarta, IDN Times - Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengungkapkan terdapat 13 sumur minyak dan gas (migas) baru ditemukan di Kawasan Transmigrasi Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan nilai ekonomi mencapai Rp2,5 triliun.
Iftitah mengatakan, temuan ini membawa kabar baik bagi keberlanjutan pembangunan kawasan transmigrasi, yang selama ini selalu identik dengan pertanian dan pangan.
Hal itu disampaikan, Iftitah usai menggelar pertemuan bersama Kepala SKK Migas di Grand Makarti Kementerian Transmigrasi, Jakarta Selatan.
"Kami mendapat informasi dari Kepala SKK Migas ada ditemukan potensi 13 sumur baru minyak dan gas yang berada di kawasan transmigrasi Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur," kata Iftitah dalam keterangan resmi, Kamis (7/5/2026).
"Nah, ini juga menandakan informasi yang sangat baik untuk kita, seperti yang kami duga sebelumnya, transmigrasi itu tidak selalu identik dengan pangan atau hanya dengan pertanian," lanjutnya.
1. Kementrans dan SKK Migas gelar MoU usai temuan 13 sumur migas baru

Menteri Transmigrasi dan Kepala SKK Migas melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Sinergi Tugas dan Fungsi Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan Kegiatan usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di Kawasan Transmigrasi dan Area Hak Pengelolaan Transmigrasi.
Nota kesepahaman ini mencakup kerja sama dalam pertukaran dan pemanfaatan data, penggunaan lahan, serta integrasi perencanaan antara kawasan transmigrasi dan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam transformasi transmigrasi berbasis pembangunan wilayah.
Selain itu, kesepakatan ini menekankan sinergi dalam pengembangan kawasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat sesuai peraturan yang berlaku.
Kementerian Transmigrasi dan SKK Migas bersepakat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan membuka peluang kerja sama lain yang disetujui bersama.
2. 13 Sumur Migas Baru digarap mulai Juni 2026 secara bertahap

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyatakan kegiatan eksplorasi migas di kawasan transmigrasi Samboja segera dimulai. Proses pengeboran di 13 sumur Migas itu direncanakan mulai Juni 2026 secara bertahap.
Selain itu, dia mengatakan, tercatat ada 79 sumur migas yang masih beroperasi di area Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
"Alhamdulillah kami apresiasi sekali, terima kasih kepada Kementerian Transmigrasi beserta jajaran yang telah mengizinkan untuk melakukan eksplorasi dan produksi. Kebetulan akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yaitu bulan depan kami mulai ngebor," kata Djoko.
3. Pertamina ungkap potensi ekonomi dari 13 sumur migas baru

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia Sunaryanto mengungkapkan potensi ekonomi dari temuan ini sangat signifikan.
"Dari potensi cadangannya, minyak setara sekitar Rp1,1 triliun dan gas sekitar Rp1,5 triliun. Jadi secara total akan menghasilkan revenue sekitar Rp2,5 triliun," kata Sunaryanto.
Temuan 13 sumur migas ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, melainkan juga menjadi katalis bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.



















