Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, pertumbuhan ekonomi global tahun ini masih diliputi ketidakpastian, khususnya dipengaruhi oleh dampak kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS) serta kerentanan rantai pasok global. Meski demikian, prospek ekonomi AS menunjukkan tren positif didorong investasi besar di sektor teknologi, terutama dalam pengembangan akal imitasi (artificial intelligence/AI), serta stimulus fiskal berupa pengurangan pajak.
"Bila mengacu laporan Dana Moneter Internasional (IMF) dalam World Economic Outlook (WEO) Januari 2026, proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,3 persen pada 2025 dan 2026, lebih tinggi dari proyeksi di bulan Oktober 2025," kata Purbaya dalam Konferensi Pers KSSK, Selasa (27/1/2026).
