Jakarta, IDN Times - Otoritas keuangan di Khartoum melaporkan bahwa pengiriman emas dari Sudan ke Uni Emirat Arab (UEA) mengalami penurunan tajam pada tahun lalu. Penurunan ini mencapai level terendah dalam sejarah akibat putusnya hubungan diplomatik kedua negara. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri ketergantungan Sudan pada pasar Dubai yang selama puluhan tahun menjadi tujuan utama ekspor emas mereka.
Bank Sentral Sudan menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menyelamatkan ekonomi negara di tengah perang saudara yang masih berkecamuk. Saat ini, pemerintah Sudan mulai mengalihkan penjualan emas ke negara-negara lain yang dianggap lebih stabil demi menjaga cadangan mata uang asing yang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan negara.
