Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Elnusa Bukukan Laba Bersih Rp718 Miliar Sepanjang 2025
Direktur Utama PT Elnusa Tbk, Litta Ariesca (IDN Times/Pitoko)
  • Elnusa mencatat pendapatan usaha Rp14,5 triliun dan laba bersih Rp718 miliar sepanjang 2025, menunjukkan pertumbuhan positif di tengah dinamika industri energi nasional.
  • Segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi menjadi penyumbang utama dengan porsi 60 persen dari total pendapatan usaha perusahaan.
  • Kinerja solid turut mendorong harga saham ELSA naik 134 persen secara tahunan hingga mencapai level tertinggi sejak IPO pada 2008.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatatkan kinerja positif selama 2025. Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca mengungkapkan, kinerja positif Perseroan ditunjukkan dengan perolehan pendapatan usaha dan laba bersih yang mengalami pertumbuhan.

"Sepanjang tahun 2025, Elnusa mencatat pendapatan usaha sebesar Rp14,5 triliun dengan pertumbuhan 8 persen year-on-year, serta laba bersih Rp718 miliar," kata Litta dalam media meeting, di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Selain itu, sepanjang tahun lalu, Elnusa juga mencatatkan EBITDA sebesar Rp1,5 triliun.

1. Kontributor terbesar pendapatan usaha Elnusa

Ilustrasi pekerja Elnusa (dok. Elnusa)

Adapun kinerja Elnusa turut didukung oleh portofolio bisnis yang terintegrasi, meliputi Jasa Hulu Migas Terintegrasi, Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi, serta Jasa Penunjang Migas.

Selama 2025, segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi dan Logistik Energi menjadi kontributor terbesar pendapatan usaha Perseroan dengan porsi 60 persen. Kemudian diikuti Jasa Hulu Migas Terintegrasi sebesar 28 persen dan Jasa Penunjang Migas sebesar 12 persen.

2. Total aset Elnusa

Ilustrasi barge milik Elnusa (dok. Elnusa)

Sementara itu, dari sisi posisi keuangan, Elnusa mencatatkan total aset sebesar Rp10,9 triliun dan ekuitas Rp5,3 triliun dengan arus kas operasi Rp1,7 triliun. Perseroan juga mampu menjaga Net Profit Margin pada level 5,0 persen yang menunjukkan kemampuan mempertahankan profitabilitas di tengah dinamika industri energi.

"Kami juga menutup tahun dengan likuiditas yang sehat, termasuk pelunasan sukuk Rp700 miliar, sebagai wujud disiplin keuangan dan komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik," ujar Litta.

3. Kenaikan harga saham ELSA

Elnusa Hydraulic Rig atau EHR (dok. Elnusa)

Sejalan dengan pencapaian tersebut, kinerja fundamental saham ELSA juga mengalami kenaikan signifikan. Per 3 Maret 2026, harga saham ELSA tumbuh 134 persen secara year-on-year dan naik 89 persen sejak awal tahun. Adapun kapitalisasi pasar Elnusa kini berada di kisaran Rp6,8 triliun dan pada 2 Maret lalu saham ELSA menyentuh level Rp1.050, tertinggi sejak IPO tahun 2008.

"Bagi kami, capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap kinerja operasional yang solid dan arah bisnis Elnusa yang semakin kuat," kata Litta.

Editorial Team