Elon Musk kembali membuat pernyataan ambisius terkait masa depan Tesla. Dalam laporan earnings kuartal pertama 2025, CEO Tesla tersebut mengungkap keyakinannya bahwa Tesla suatu hari nanti akan menjadi perusahaan paling bernilai di dunia. Optimisme ini muncul seiring perkembangan dua proyek besar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang tengah digarap perusahaan: kendaraan otonom dan robot humanoid Optimus.
Selama beberapa tahun terakhir, Tesla terus mengembangkan teknologi mobil tanpa pengemudi. Musk bahkan percaya bahwa layanan robotaxi sepenuhnya otonom bisa mulai hadir sebelum 2027. Selain itu, Tesla juga mempercepat pengembangan robot humanoid Optimus yang diklaim mampu mengubah cara manusia bekerja dan meningkatkan produktivitas di berbagai industri.
Musk menargetkan penjualan robot Optimus ke perusahaan lain dimulai pada 2026, dengan harapan adopsinya dapat berkembang secara masif dalam waktu singkat. Namun, meskipun visi tersebut terdengar revolusioner, tidak semua analis dan investor sepenuhnya yakin bahwa Tesla benar-benar akan mencapai status sebagai perusahaan paling berharga di dunia.
