Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gaspol! InJourney Bakal Kelola 106 Hotel Tahun Ini
Grand Inna Bali atau Bali Beach Hotel di Sanur, Bali. (dok. InJourney)

Intinya sih...

  • InJourney akan kelola 106 hotel tahun ini, meningkat dari 39 hotel sebelumnya.

  • Konsolidasi hotel masih dibahas dengan Danantara Indonesia untuk memperkuat bisnis utama InJourney.

  • Proyek revitalisasi Grand Hotel De Djokja akan diluncurkan setelah Idul Fitri untuk melestarikan budaya dan alam Indonesia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Holding BUMN aviasi dan pariwisata InJourney akan mengelola 106 hotel pada tahun ini. InJourney akan mengonsolidasikan hotel-hotel BUMN ke InJourney Hospitality.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono mengatakan, dengan konsolidasi yang akan dilakukan maka jumlah hotel yang akan dikelola bertambah dari sebelumnya hanya 39 hotel.

“Sekarang kami kelola 39, nanti tahun ini akan konsolidasi ke 106 hotel,” kata Maya dalam konferensi pers HUT ke-4 InJourney di Gedung Sarinah, Jakarta, Senin (19/1/2026).

1. Masih dibahas dengan Danantara

Wisma Danantara Indonesia (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Maya mengatakan, konsolidasi hotel tersebut masih dibahas dengan Danantara Indonesia selaku pemegang saham. Dia mengaku belum bisa membeberkan lebih banyak informasi mengenai aksi korporasi itu.

“Itu nanti akan kami sampaikan dalam beberapa bulan ke depan karena saat ini masih status corporate action ya,” ucap Maya.

2. Perkuat bisnis utama InJourney

Hotel Merusaka Nusa Dua, Bali. (dok. Hotel Indonesia Group)

Adapun aksi korporasi itu dilakukan untuk memperkuat bisnis utama InJourney, yakni sebagai Holding BUMN aviasi dan pariwisata. Dia mengatakan, hotel adalah salah satu ekosistem dalam pariwisata.

“Jadi memang airport sebagai core business, aviation service juga sesuai core business, hotel sesuai core business. Jadi semua kami kembalikan sesuai core business. Itu adalah tujuannya supaya kami juga fokus terhadap bisnis dan melakukan business model yang fundamental dan sustainable ke depan,” ujar Maya.

3. Bakal launching proyek revitalisasi hotel bersejarah setelah Idul Fitri

Direktur Utama InJourney, Maya Watono. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

InJourney melalui anak usahanya, yakni InJourney Hospitality juga akan segera meluncurkan proyek revitalisasi hotel bersejarah yang letaknya di Malioboro, Yogyakarta, yakni Grand Hotel De Djokja.

Maya mengatakan, hotel itu memiliki sejarah panjang karena telah beridir sejak 1911. InJourney akan membuat hotel tersebut kembali seperti pada 1911 lalu.

“Jadi ini betul-betul hotel bersejarah dari tahun 1911, dan yang kami lakukan adalah mengembalikan hotel tersebut ke tahun 1911, seperti Raffles di Singapura. Jadi kalau kita bilang melestarikan Indonesia ini sebenarnya ada dua makna untuk InJouney, budaya kita lestarikan, alam kita lestarikan,” tutur Maya.

Editorial Team