Soetta-Ngurah Rai Selesai Dipoles, 5 Bandara Lain Bakal Nyusul

- Bandara Juanda dan Kualanamu akan mengikuti transformasi yang dilakukan pada Bandara Soetta dan Ngurah Rai
- Nama-nama bandara lain yang akan ditransformasi akan diumumkan pekan depan
- InJourney akan mengejar pengurangan 4 ribu emisi CO2 ekuivalen dengan menambah jumlah PLTS di bandara, memangkas emisi karbon dari bisnis perhotelan, dan melakukan program TJSL
Jakarta, IDN Times - Holding BUMN aviasi dan pariwisata InJourney akan melanjutkan transformasi bandara yang dikelola pada 2026. Transformasi dilakukan secara menyeluruh, baik dari segi fasilitas, tampilan, hingga perbaikan layanan.
Adapun pada tahun keempat berdiri, InJourney telah berhasil melakukan transformasi besar-besaran pada Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Direktur Utama InJourney, Maya Watono mengatakan, tahun ini akan dilakukan transformasi lima bandara.
“Jadi kita yang tahun lalu Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai, tahun ini harapnya lima sampai tujuh bandara kita akan transformasi,” ucap Maya dalam konferensi pers InJourney di Gedung Sarinah, Jakarta, Senin (19/1/2026).
1. Giliran Bandara Juanda hingga Kualanamu

Maya mengatakan, beberapa bandara yang akan ditransformasi selanjutnya adalah Bandara Juanda dan Kualanamu. Adapun konsepnya sama seperti Soetta dan I Gusti Ngurah Rai, yakni green and culture.
“Jadi ada Surabaya, ada Kualanamu, dan lima bandara terbesar,” ucap Maya.
2. Bakal diumumkan Februari

Maya mengatakan, nama-nama bandara lainnya yang akan ditransformasi akan diumumkan pekan depan. Saat ini, InJourney sendiri mengelola 37 bandara melalui anak usahanya, InJourney Airports.
“Begitu ada case, good case, ada positive news, dan itu bisa direplikasi ke bandara-bandara yang lain. Dan masih ada 35 lagi,” tutur Maya.
3. Kejar reduksi 4 ribu emisi CO2 ekuivalen

Pada tahun ini, InJourney juga akan mengejar pengurangan 4 ribu emisi CO2 ekuivalen. Salah satunya dengan menambah jumlah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di bandara-bandara yang dikelola. Selain itu, InJourney juga akan memangkas emisi karbon dari bisnis perhotelan yang dikelola InJourney Hospitality, dan juga melakukan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), seperti penanaman pohon.
"Kita melaksananya dari berbagai sektor, dari airport dengan solar panel, kita akan mengurangi listrik di airport. Lalu juga dari hotel waste management, semua destinasi kami akan kami ubah menjadi EV," kata Maya.

















