Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
GEKRAFS Buka Jalan Ekraf Indonesia Tembus Pasar Eropa
DPLN GEKRAFS mengelar forum bisnis/(dok GEKRAFS)
  • GEKRAFS menyiapkan jaringan ekonomi kreatif Indonesia di Eropa menjelang implementasi IEU-CEPA melalui Forum Bisnis DPLN GEKRAFS Jerman di Berlin.

  • Forum mempertemukan diaspora, pelaku kreatif Indonesia, pengusaha Jerman, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk membahas peluang, tantangan, networking, serta penjajakan kerja sama.

  • Didukung BNI dan Telkomsel, DPLN GEKRAFS Jerman ditargetkan menghubungkan pelaku ekraf Indonesia dengan akses informasi, kolaborasi, investasi, distribusi, dan pasar Eropa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times — Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) mulai menyiapkan jaringan bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia untuk memasuki pasar Eropa menjelang implementasi Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Upaya tersebut dilakukan melalui Forum Bisnis yang digelar Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) GEKRAFS Jerman di Bunker West, Berlin. Forum ini mempertemukan diaspora Indonesia, pelaku ekonomi kreatif, pengusaha Jerman, komunitas, serta pemangku kepentingan.

Ketua Koordinator Luar Negeri DPP GEKRAFS Osco Olfriady Letunggamu mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari aktivasi dan pembinaan DPLN untuk mempersiapkan jaringan ekonomi kreatif Indonesia di Eropa.

“Kita ingin mempersiapkan infrastruktur GEKRAFS di luar negeri, khususnya di Eropa, sehingga ketika implementasi IEU-CEPA berjalan, pelaku ekonomi kreatif Indonesia sudah memiliki jaringan dan pintu masuk di negara-negara Eropa,” kata Osco.

DPLN GEKRAFS mengelar forum bisnis/(dok GEKRAFS)

Dalam Business Forum, Osco bersama Atase Perdagangan RI di Jerman Febi Adrian membahas peluang dan tantangan memasuki pasar Jerman. Kehadiran pengusaha Jerman juga membuka ruang networking dan penjajakan kerja sama dengan pelaku ekonomi kreatif Indonesia.

Menurut Osco, penguatan jaringan di luar negeri diperlukan agar pelaku ekonomi kreatif Indonesia memiliki akses terhadap informasi, mitra, serta peluang kerja sama ketika pasar Eropa semakin terbuka.

Selain forum bisnis, kegiatan tersebut diisi pertunjukan seni budaya, musik, serta pop-up Indonesia yang menampilkan kuliner, kerajinan, dan produk UMKM.

2. Jaringan DPLN GEKRAFS di berbagai negara diarahkan untuk mempertemukan talenta

DPLN GEKRAFS mengelar forum bisnis/(dok GEKRAFS)

Ketua Umum DPP GEKRAFS Kawendra Lukistian juga menyampaikan menegaskan bahwa jaringan DPLN GEKRAFS di berbagai negara diarahkan untuk mempertemukan talenta, karya, produk, dan peluang usaha Indonesia dengan mitra global.

“Kita ingin para pelaku ekonomi kreatif Indonesia tidak hanya tumbuh di dalam negeri, tetapi juga memiliki jaringan, mitra dan kesempatan untuk berkolaborasi dengan pelaku kreatif dan dunia usaha dari berbagai negara,” ujar Kawendra.

3. Jembatan ekonomi kreatif ke pasar Eropa

Pelantikan Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) GEKRAFS Rusia di Bank Saint Petersburg/ dok DEKRAF.

Forum Bisnis tersebut juga mendapat dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan Telkomsel untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta membuka akses pelaku usaha Indonesia ke pasar global.

DPLN GEKRAFS Jerman diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan pasar Eropa melalui akses informasi, jejaring bisnis, kolaborasi, investasi, dan distribusi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article