Comscore Tracker

Awal Pekan, Harga Emas Naik Tipis Jadi Rp923 Ribu per Gram

Harga emas kembali naik setelah sebelumnya terus menurun

Jakarta, IDN Times - Harga emas produksi PT Aneka Tambang atau Antam kembali turun menyambut awal pekan. Pantauan IDN Times dari logammulia.com, Senin (1/3/2021), harga emas naik Rp6 ribu menjadi Rp923 ribu per gram.

Sementara, harga jual kembali atau buyback juga naik tipis menjadi Rp796 ribu per gram atau naik Rp2 ribu per gram.

Baca Juga: Akhir Pekan, Harga Emas Kian Menjauh dari Rp1 Juta

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Awal Pekan, Harga Emas Naik Tipis Jadi Rp923 Ribu per GramIlustrasi emas batangan (IDN Times/Arief Rahmat)

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

Harga emas 0,5 gram: Rp511,5 ribu

Harga emas 1 gram: Rp923 ribu

Harga emas 2 gram: Rp1,786 juta

Harga emas 3 gram: Rp2,654 juta

Harga emas 5 gram: Rp4,390 juta

Harga emas 10 gram: Rp8,725 juta

Harga emas 25 gram: Rp21,687 juta

Harga emas 50 gram: Rp43,295 juta

Harga emas 100 gram: Rp86,512 juta

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas merupakan aset aman untuk berinvestasi

Awal Pekan, Harga Emas Naik Tipis Jadi Rp923 Ribu per GramANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena emas merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilainya juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Itu berarti di saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas, bisa bernapas lega karena tidak semua asetnya melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 persen sampai 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas atau emas.

3. Tentukan dulu tujuan investasimu sebelum membeli emas

Awal Pekan, Harga Emas Naik Tipis Jadi Rp923 Ribu per GramIlustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Berinvestasi pada emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu bisa merugi.

Sebaliknya, jika kamu berinvestasi untuk jangka panjang, emas jadi instrumen yang cocok. Sebab, kamu akan mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan.

Baca Juga: Waspada! Ini 5 Rayuan Gombal Penipu Investasi Emas Bodong

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya