Potret maskapai AirAsia. (pexels.com/Jeffry S.S.)
AirAsia X juga secara resmi menyambut Tan Sri Jamaludin sebagai Komisaris Utama Non-Eksekutif, seiring dengan langkah strategis Grup dalam menghadapi kenaikan biaya bahan bakar dan meningkatnya ketidakpastian di industri aviasi global.
Di bawah kepemimpinannya, Dewan Komisaris menghadirkan pengawasan independen dan perspektif jangka panjang yang krusial, seiring Grup memasuki fase baru dengan fokus pada penguatan fundamental dan pertumbuhan berkelanjutan.
Di tengah lingkungan operasional yang semakin kompleks, Grup tetap yakin pada ketahanan model bisnisnya, kekuatan jaringan ASEAN, serta prospek pertumbuhan jangka panjang kawasan.
Permintaan perjalanan tetap solid, sekaligus memperkuat komitmen Grup dalam menjadikan Kuala Lumpur sebagai hub utama untuk konektivitas regional yang seamless dan terjangkau.
"Bergabung dengan AirAsia X di fase ini menjadi momentum yang sangat menarik, khususnya setelah konsolidasi tujuh entitas maskapai short haul dan medium haul menjadi satu grup yang lebih solid dan terintegrasi," kata Tan Sri Jamaludin.
"Di tengah ketidakpastian global, kami memasuki fase ini dari posisi yang kuat. Fundamental Grup tetap solid, didukung oleh struktur biaya yang efisien dan disiplin, jaringan berbasis ASEAN yang resilien, serta konektivitas Fly-Thru yang memungkinkan respons cepat terhadap dinamika pasar," sambung dia.