- Emas Antam 0,5 gram: Rp1.337.000
- Emas Antam 1 gram: Rp2.574.000
- Emas Antam 2 gram: Rp5.088.000
- Emas Antam 3 gram: Rp7.607.000
- Emas Antam 5 gram: Rp12.645.000
- Emas Antam 10 gram: Rp25.235.000
- Emas Antam 25 gram: Rp62.962.000
- Emas Antam 50 gram: Rp125.845.000
- Emas Antam 100 gram: Rp251.612.000
- Emas Antam 250 gram: Rp628.765.000
- Emas Antam 500 gram: Rp1.257.320.000
- Emas Antam 1.000 gram: Rp2.514.600.000
Harga Emas Antam Turun Rp20 Ribu Jadi Rp2,574 Juta per Gram Hari Ini

Harga emas Antam dan buyback turun pada Selasa (13/10/2026), dengan harga emas 1 gram berada di Rp2.574.000.
Emas fisik tergolong berisiko rendah, tetapi tetap memiliki risiko hilang atau dicuri serta imbal hasil yang lebih kecil.
Keuntungan investasi emas dihitung dari selisih harga jual dan beli, sehingga emas kerap disebut instrumen investasi jangka panjang.
Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini, Selasa (13/10/2026) turun Rp20 ribu ke Rp2,574 juta per gram dari sebelumnya di Rp2,594 juta per gram.
Sementara itu, harga buyback hari ini menurut situs logammulia.com turun Rp25 ribu menjadi Rp2,383 juta per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.
1. Harga emas Antam dalam pecahan lain
Berikut adalah rincian harga emas Antam hari ini:
2. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi.
Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.
"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.
3. Cara menghitung keuntungan investasi emas
Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas ialah dengan mencari selisih harga jual dan harga beli. Misalnya, harga beli emas Antam Rp2.729.000 per gram dan harga jual kembali Rp2.500.000 per gram. Ada selisih Rp229 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.
Apabila kamu beli emas Rp2.729.000 pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu rugi Rp229 ribu. Berbeda halnya apabila kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali lima tahun kemudian. Oleh sebab itu, emas kerap disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang.























