Comscore Tracker

5 Cara Memulai Bisnis dengan Modal Rp1 Juta

Kamu sudah punya ide bisnis, yuk eksekusi dari sekarang

Jakarta, IDN Times - Seiring dengan berkembangnya zaman, kewirausahaan kini tidak hanya diminati oleh mereka yang sudah mapan. Bahkan dengan modal minim pun, kamu dapat memulai hingga mengembangkan bisnis.

Bagi kamu yang ingin memulai bisnis dengan modal kecil, CEO dan Co-Founder Ternak Uang Raymond Chin berbagi tips untuk membangun bisnis dengan modal tipis, yakni hanya Rp1 juta. Berikut tipsnya.

Baca Juga: 5 Daftar Ide Bisnis Online yang Berpotensi Cerah di 2022

1. Tentukan ide bisnis

5 Cara Memulai Bisnis dengan Modal Rp1 JutaIlustrasi Bisnis. (IDN Times/Aditya Pratama)

Untuk memulai bisnis dengan modal tipis, Raymond menyarankan untuk tidak terpaku pada toko fisik. Menurut Raymond, biasanya ide bisnis keluar dari hal sehari-hari. Idenya bisa besar, misalnya membuka restoran. Tapi dalam praktiknya kita masak di dapur sendiri dan menjualnya secara online.

"Kalau modal kita tidak banyak, kita tidak mungkin membuka restoran atau kantor. Pastikan produk dijual secara digital dan kita juga tidak harus punya stok barang," kata Raymond dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Senin (10/1/2022).

Terkait pemilihan ide bisnis, ia menganjurkan untuk melihat peluang dari kegiatan sehari-hari. Sebagai contoh, berjualan basreng alias bakso goreng.

Baca Juga: Bingung Cari Ide Bisnis? 3 Bisnis Ini Bisa Laku Setiap Hari Lho!

2. Lakukan riset

5 Cara Memulai Bisnis dengan Modal Rp1 JutaIlustrasi Penelitian/Riset (IDN Times/Aditya Pratama)

Karena modalnya kecil, riset pasar dan riset kompetitor wajib dilakukan agar seorang pebisnis bisa menentukan jenis produk dan strategi pemasarannya.

"Riset pasar misalnya basreng, lihat di sekitar apakah banyak orang yang mencari basreng. Lalu lihat di aplikasi pesan antar makanan, apakah banyak yang menjual basreng atau tidak," kata Raymond.

Sedangkan untuk tahap riset kompetitor, Raymond berpijak pada sebuah prinsip.

"Cari tahu produk kompetitor, mulai dari produk, harga, dan layanannya. Prinsipnya ATM atau Amati, Tiru, dan Modifikasi produknya," kata Raymond.

3. Alokasi dana untuk produk

5 Cara Memulai Bisnis dengan Modal Rp1 JutaLayanan ngopi ala kafe di bus rencananya meluncur di Kota Bandar Lampung 4 September 2020. Layanan ini inisiatif PO Genta Trans dan kedai Coffee Teman Dekat. (IDN Times/Istimewa).

Dari 100 persen modal, porsi untuk produk dipakai sebanyak 40 persen. Untuk studi kasus jualan basreng misalnya, berarti modal yang dialokasikan sebesar Rp400 ribu. Raymond mengingatkan, usahakan untuk tidak membuat stok produk banyak karena produk yang dijual belum tentu laris manis.

"Karena modal kecil harus perhatikan cashflow, jadi lebih baik buat sistem pre order atau per batch. Modal kecil jangan berharap stok besar. Make sure juga mendapatkan keuntungan yang sehat," lanjut Raymond.

4. Jangan lupakan marketing

5 Cara Memulai Bisnis dengan Modal Rp1 JutaIlustrasi Media Sosial. (IDN Times/Aditya Pratama)

Untuk budget marketing, Raymond juga mengalokasikan 40 persen modalnya. Namun untuk pemasaran, jangan berfokus pada promosi, melainkan dengan melengkapi faktor-faktor yang nantinya akan melekat dengan produk yang dipasarkan.

"Ketika produk sudah siap, lanjut ke marketing. Budget kecil, modalnya jangan seluruhnya disalurkan ke distribusi atau promosi. Lebih baik buat fondasi, misalnya desain, logo, kemasan, dan lain-lain. Itu akan lebih bermanfaat untuk ke depannya," katanya.

5. Biaya operasional

5 Cara Memulai Bisnis dengan Modal Rp1 JutaIDN Times/Lia Hutasoit

Sisanya, 20 persen modal dipakai untuk operasional. Namun, bukan untuk menggaji pegawai, melainkan untuk keperluan pencatatan keuangan dan dana talangan. Dengan komposisi modal bisnis 40 persen produk, 40 persen marketing, dan 20 persen untuk operasional, Raymond optimis strateginya untuk memulai bisnis bermodal kecil bisa menghasilkan cuan yang banyak.

"Intinya, kunci bisnis modal kecil itu bergantung pada cashflow," ujar Raymond.

Baca Juga: 5 Tips Bikin Video Marketing agar Penjualan Meningkat untuk UMKM

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya