Comscore Tracker

Ritech Expo 2019 Resmi Dibuka di Bali

Ada apa saja di Ritech Expo ini?

Denpasar, IDN Times - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir membuka secara resmi gelaran Ritech Expo 2019 di Lapangan Puputan, Renon, Denpasar, Bali pada Minggu (25/8).

Menteri Nasir didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sekretaris Jenderal Kemristekdikti Ainun Na’im dan Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe.

Apa sih Ritech Expo itu?

Baca Juga: Manokwari Rusuh, Menristekdikti Imbau Mahasiswa Kembali ke Kampus

1. Ajang penampilan hasil riset karya anak bangsa

Ritech Expo 2019 Resmi Dibuka di BaliDok. Istimewa / BKKP Kemenristekdikti

Gelaran tahunan ini merupakan ajang penampilan hasil riset dan inovasi karya anak bangsa. Menristekdikti menjelaskan bahwa ini adalah pelaksanaan Ritech Expo ketiga yang diselenggarakan di luar Pulau Jawa setelah Makassar, Sulawesi Selatan dan Pekanbaru, Riau.

2. Apa saja yang ada di sana?

Ritech Expo 2019 Resmi Dibuka di BaliDok. Istimewa / BKKP Kemenristekdikti

Ritech Expo 2019 akan diselenggarakan selama empat hari dari Minggu, 25 Agustus hingga Rabu, 28 Agustus 2019. Selama gelaran Ritech Expo masyarakat dapat mengikuti semua gelaran secara gratis.

Masyarakat akan disuguhi produk-produk inovasi menarik dari perguruan tinggi, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di bawah koordinasi Kemristekdikti, Unit Utama Kemenristekdikti, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian atau Lembaga Negara (K/L), Balitbang Daerah, BUMN, Industri, Pusat Unggulan Iptek (PUI) komunitas dan sosiasi, serta mitra luar negeri.

Selain itu pada gelaran Ritech Expo tahun ini juga diselenggarakan seminar, demo produk inovasi, demo sains, temu bisnis, teater terbuka yang menyuguhkan live musik serta pemutaran film dan lomba-lomba dengan hadiah menarik.

3. Harapan memacu inovasi di daerah

Ritech Expo 2019 Resmi Dibuka di BaliIDN Times/Dian Ayu Gustanty

Menristekdikti berharap penyelenggaraan Ritech Expo di Bali ini dapat merangsang munculnya inovasi-inovasi di daerah.

“Saya melihat respon daerah sangat luar biasa. Tadi saya lihat inovasi dari Papua, inovasi dari Bali, dan inovasi-inovasi lain dari daerah. Nampaknya inovasi di daerah mulai bergairah”, beber Mohamad Nasir dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Masalah Intoleransi Kembali Menyeruak, Ini Kata Menristekdikti

Topic:

  • Anata Siregar

Just For You