Comscore Tracker

Tak Lagi Pakai Alat Bantu Pernapasan, Kondisi Budi Karya Kian Membaik

Cepat pulih ya, Pak!

Jakarta, IDN Times - Kondisi kesehatan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dilaporkan semakin membaik. Setelah pada 24 Maret lalu, alat bantu pernapasan yang melekat di tubuhnya telah dicopot.

"Kondisi pak Budi Karya baik-baik saja. Tadi pagi masih komunikasi dengan saya via WhatsApp," kata Staf Khusus Kementerian Perhubungan Adita Irawati saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (4/4).

"Mohon doanya semoga beliau pulih total dan bisa beraktivitas kembali seperti biasa," ujar Adita menambahkan.

1. Terinfeksi virus corona

Tak Lagi Pakai Alat Bantu Pernapasan, Kondisi Budi Karya Kian MembaikIlustrasi Virus Corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Budi Karya menjadi menteri pertama di kabinet kerja Presien Joko Widodo yang terinfeksi virus corona. Hal itu disampaikan oleh Wakil Direktur RSPAD dr. Budi yang didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno di kantornya di lingkungan Istana Kepresidenan pada Sabtu (14/3).

"Jadi, atas persetujuan keluarga, pasien nomor 76 adalah Pak Budi Karya Sumadi," kata Pratikno.

Baca Juga: Luhut Ungkap Kondisi Terkini Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi 

2. Budi Karya menjadi garda terdepan

Tak Lagi Pakai Alat Bantu Pernapasan, Kondisi Budi Karya Kian MembaikBudi Karya Sumadi dalam Acara Suara Millennials by IDN Times (Dok. IDN Times)

Juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, mengatakan Budi adalah salah satu orang yang berada di garis terdepan dalam menghadapi virus corona. Salah satu aktivitas yang dilakukan sebelum dirawat di RSPAD Gatot Subroto adalah mendampingi semua pemulangan WNI dari daerah yang jadi penyebaran virus corona.

Maka, tak heran BKS rentan terkena virus yang diberi nama Sars-CoV-2 itu. Kerentanan itu bertambah lantaran ia sudah memiliki penyakit bawaan yakni asma.

"Karena Beliau (berada) di garis depan penyelamatan 238 WNI dari (Provinsi) Hubei dan 188 (kru kapal) dari World Dream. Serta penyelamatan 69 (kru kapal) dari Yokohama," kata Fadjroel.

3. Pejabat yang terinfeksi virus corona

Tak Lagi Pakai Alat Bantu Pernapasan, Kondisi Budi Karya Kian Membaik(Wali Kota Bogor Bima Arya) IDN Times/Margith Juita Damanik

Tak lama usai Menhub Budi dinyatakan terpapar COVID-19, seorang bawahannya pun dinyatakan positif. Kementerian Perhubungan mengonfirmasi Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri dinyatakan positif virus corona (COVID-19).

Selain Budi dan Zulfikri, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana juga positif tertular virus corona atau COVID-19, usai hasil tes swabnya disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 24 Maret lalu.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana juga mengaku ia tertular virus corona. Yana mengungkap hal tersebut melalui sebuah video yang diunggah ke akun media sosialnya.

Kemudian Wali Kota Bima Arya Sugiarto pada Kamis (19/3) dinyatakan terpapar virus corona. Kepastian itu diperoleh usai ia menjalani tes swab di RS Bogor Senior Hospital. Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr Sri Nowo Retno, MARS, hasil pemeriksaan COVID-19 terhadap Bima positif.

Baca Juga: Momen Wartawan Istana saat Berfoto Bersama Menhub Budi Karya

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya