Comscore Tracker

Tren Pelemahan IHSG Terus Berlanjut, PPKM Jadi Biang Kerok

Sudah hari keempat dan IHSG terus melemah

Jakarta, IDN Times - Tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia terus berlanjut. Kini memasuki hari keempat, IHSG ditutup melemah 118 poin atau 1,89 persen menjadi 6.140.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan melemahnya IHSG masih dikarenakan perpanjangan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Kebijakan pemerintah dalam memperpanjang masa PPKM, serta kenaikan kasus COVID-19 berpotensi memberikan sentimen negatif bagi pasar," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/1/2021).

1. Penyebab lain melemahnya IHSG

Tren Pelemahan IHSG Terus Berlanjut, PPKM Jadi Biang KerokPresiden Amerika Serikat Joe Biden di East Las Vegas Community Center di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Jumat (9/10/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Lamarque)

Nafan menilai, kasus COVID-19 di Indonesia yang kini tembus 1.012.350 menjadi sentimen negatif bagi pelaku pasar. Selain itu, pelaku pasar juga menanti hasil rapat The Fed.

"Di sisi lain, kebijakan politik luar negeri Biden yang lebih tegas terhadap Tiongkok membuat pasar khawatir bahwa hal tersebut bisa berpengaruh terhadap hubungan perdagangan di antara kedua negara tersebut," katanya.

Baca Juga: IHSG Selasa Pagi Bergerak di Zona Merah

2. Data saham unggulan di penutupan Rabu sore

Tren Pelemahan IHSG Terus Berlanjut, PPKM Jadi Biang KerokANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Sejumlah saham unggulan juga memerah pada penutupan perdagangan, Selasa (26/1/2021) sore.

LQ45 melemah 2,31 persen menjadi 966,883
IDX30 melemah 2,16 persen menjadi 520,230
IDX80 melemah 1,96 persen menjadi 139,249
IDXESGL melemah 1,87 persen menjadi 143,850
IDXQ30 melemah 1,81 persen menjadi 148,957.

3. Data perdagangan hari ini

Tren Pelemahan IHSG Terus Berlanjut, PPKM Jadi Biang KerokANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Dilansir dari RTI, investor membukukan transaksi sebesar Rp17,59 triliun dengan volume transaksi sebesar 19,6 miliar lembar saham dan frekuensi sebanyak 1,46 juta kali. Sebanyak 94 saham menguat, 395 melemah, dan 138 tidak mengalami perubahan.

Berdasarkan data Binaartha Sekuritas, ada lima saham yang mencatatkan kenaikan pada hari ini, yakni PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), Bukit Asam (PTBA), Bank Mandiri (BMRI), dan Tower Bersama Infrastructure (TBIG).

Baca Juga: IHSG Awal Pekan Sempat Dibuka Menguat, Kini Melemah

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya