Jakarta, IDN Times - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membuka peluang untuk menambah investasi saham di tengah koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Chief Executive Officer Danantara Rosan Roeslani mengatakan pembelian akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan fundamental perusahaan, kondisi teknikal, hingga persepsi pasar.
Rosan menyebut Danantara tidak akan menentukan pembelian hanya berdasarkan penurunan harga saham. Analisis menyeluruh diperlukan untuk memastikan saham yang dipilih memiliki fundamental yang baik.
"Kita masuk ke saham-saham yang tentunya sudah dianalisa baik secara fundamental, kita kan lebih analisa secara fundamental, ya. Secara fundamental, secara teknikal," katanya kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
