Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
IHSG Menguat Tipis Pekan Ini, Net Sell Asing Menurun
Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
  • IHSG menguat 0,94 persen selama 5 September–9 Oktober 2026, bergerak di rentang 5.995–6.216, dengan nilai transaksi Rp81,13 triliun dan frekuensi 8,4 juta kali.

  • Investor asing membukukan net sell Rp2,44 triliun, turun 51,44 persen dari pekan sebelumnya. Transaksi pasar didominasi investor lokal sebesar 77 persen, sementara asing 23 persen.

  • AKKU memimpin penguatan saham hingga 102,5 persen, disusul ASMI. Di sisi pelemahan, DOOH turun 26,23 persen, diikuti INTD dan TRIN.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    IHSG menguat 0,94 persen selama sepekan, bergerak di kisaran 5.995–6.216. Nilai transaksi mencapai Rp81,13 triliun dengan volume 232,7 miliar saham dan frekuensi 8,4 juta kali.
  • Who?
    Investor lokal mendominasi 77 persen nilai transaksi, sedangkan investor asing 23 persen. Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp2,44 triliun.
  • Where?
    Perdagangan berlangsung di Bursa Efek Indonesia, dengan data pergerakan pasar saham nasional yang tercatat melalui IDX Mobile.
  • When?
    Pergerakan tersebut tercatat selama 5 September hingga 9 Oktober 2026, dengan data dilaporkan pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
  • Why?
    Penguatan IHSG terjadi di tengah dominasi transaksi investor lokal. Penyebab rinci pergerakan indeks dan perubahan harga saham per saat ini masih belum diketahui.
  • How?
    Investor lokal membeli saham Rp63,56 triliun dan menjual Rp61,12 triliun. Investor asing membeli Rp17,57 triliun serta menjual Rp20,01 triliun, menghasilkan net sell Rp2,44 triliun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu ini, angka saham gabungan di Indonesia naik sedikit. Orang Indonesia lebih banyak membeli saham. Orang dari luar negeri lebih banyak menjual, tapi jualannya lebih kecil dari minggu lalu. Saham AKKU naik paling banyak. Saham DOOH turun paling banyak. Jadi, pasar saham minggu ini masih naik sedikit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penguatan tipis IHSG di tengah aktivitas perdagangan yang ramai mencerminkan pasar yang tetap bergerak dinamis. Dominasi investor lokal dalam nilai transaksi turut memberi penopang, sementara penurunan tajam nilai jual bersih investor asing menunjukkan tekanan tersebut berkurang. Kenaikan signifikan pada sejumlah saham juga memperlihatkan adanya peluang di berbagai emiten.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,94 persen sepekan ini, 5 September - 9 Oktober 2026.

Berdasarkan data IDX Mobile yang dikutip Sabtu (10/10/2026), IHSG bergerak pada kisaran 5.995 - 6.216 selama sepekan ini. Total volume perdagangan sepekan ini mencapai 232,7 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi Rp81,13 triliun, dan frekuensi sebanyak 8,4 juta kali.

Kapitalisasi pasar bursa berakhir di angka Rp10.701 triliun pekan ini, naik 0,69 persen dari pekan lalu di level Rp10.905 triliun.

1. Investor asing catatkan net sell Rp2,44 triliun, turun 51,44 persen

Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Sepekan ini komposisi nilai transaksi di bursa didominasi oleh investor lokal, sebesar 77 persen, dan investor asing 23 persen.

Dari nilainya, investor lokal memborong saham hingga Rp63,56 triliun, dan menjual saham Rp61,12 triliun.

Lebih lanjut, aksi jual investor asing pekan ini lebih tinggi dibandingkan aksi beli, yakni Rp17,57 triliun untuk aksi beli, dan Rp20,01 triliun untuk aksi jual.

Dengan demikian, sepekan terakhir ini terjadi aksi jual bersih atau net sell investor asing senilai Rp2,44 triliun. Angka itu jauh lebih rendah dari pekan lalu yang mencatatkan net sell Rp5,04 triliun, sehingga ada penurunan 51,44 persen.

2. AKKU hingga PGLI jadi saham top gainers

Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

BEI melaporkan, sepekan ini ada 10 saham yang mencatatkan lebih dari 45 persen, dan menjadi saham-saham top gainers. Berikut daftarnya:

  1. PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU) menguat 102,5 persen ke Rp81

  2. PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) menguat 85,71 persen ke Rp39

  3. PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) menguat 59,62 persen ke Rp83

  4. PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) menguat 57,69 persen ke Rp82

  5. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menguat 55,91 persen ke Rp7.125

  6. PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) menguat 55,12 persen ke Rp515

  7. PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) menguat 52,54 persen ke Rp90

  8. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) menguat 52,45 persen ke Rp2.020

  9. PT Steady Safe Tbk (SAFE) menguat 52,24 persen ke Rp1.020

  10. PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) menguat 45,86 persen ke Rp388.

3. DOOH hingga PGLI masuk daftar top losers

Seorang pria memantau pergerakan saham melalui gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (21/2/2025). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Di tengah penguatan IHSG, tercatat ada 10 saham yang mengalami pelemahan paling dalam (top losers), melebihi 13 persen. Berikut daftarnya:

  1. PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) melemah 26,23 persen ke Rp270

  2. PT Inter Delta Tbk (INTD) melemah 22,68 persen ke Rp300

  3. PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) melemah 21,54 persen ke Rp204

  4. PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) melemah 18,35 persen ke Rp3.070

  5. PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) melemah 16,88 persen ke Rp128

  6. PT Pakuan Tbk (UANG) melemah 16,53 persen ke Rp2.980

  7. PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) melemah 15,34 persen ke Rp149

  8. PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melemah 14,11 persen ke Rp140

  9. PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) menguat 40,59 persen ke Rp142

  10. PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) melemah 13,48 persen ke Rp308.

Curated For You

Editorial Team

Related Article