Jakarta, IDN Times - International Monetary Fund (IMF) menyebut konflik di Timur Tengah yang dipicu serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran bakal mengguncang ketahanan ekonomi global. Menurut Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, ini terjadi karena konflik tersebut bisa menyebabkan lonjakan harga energi, kenaikan inflasi, dan penurunan sentimen pasar.
“Kita hidup di dunia yang penuh dengan guncangan yang lebih sering dan tidak terduga. Sebagian besar waktu, kita tidak dapat memprediksi secara pasti apa yang akan terjadi. Namun, setiap saat, kita dapat berusaha untuk siap menghadapinya,” kata Georgieva dalam pidatonya di Konferensi Asia untuk 2050 di Bangkok, Thailand, Kamis (5/3/2026), seperti dilansir The Strait Times.
