Comscore Tracker

Ramadan #DiRumahAja, 5 Usaha Potensial Ini Bisa Kamu Coba

Kita harus lebih kreatif di tengah pandemik COVID-19

Jakarta, IDN Times - Ramadan tahun ini sungguh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pandemik COVID-19 membuat masyarakat terpaksa diam di rumah dalam waktu lama. Bahkan, beberapa waktu lalu pemerintah menerbitkan larangan mudik agar virus corona tak kian menyebar.

Meski di rumah saja, bukan berarti kamu gak bisa menambah pemasukan loh! Apalagi di tengah situasi perekonomian yang tak pasti, kita harus lebih kreatif agar bisa terus bertahan hidup.

Nah, IDN Times punya lima ide usaha untuk kamu coba nih. Simak, ya!

1. Jualan sayur online, kenapa tidak?

Ramadan #DiRumahAja, 5 Usaha Potensial Ini Bisa Kamu CobaDok.Hafa Corner

Sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah, gerak masyarakat menjadi terbatas. Apalagi, banyaknya korban yang terinfeksi COVID-19 membuat orang berpikir dua kali untuk keluar rumah. Saat ramadan, kebutuhan untuk buka dan sahur pasti melonjak. Di saat itulah, kamu bisa ambil kesempatan untuk berjualan door to door.

Hal itulah yang dilakukan Fakhri, warga Semarang. Ia berinisiatif menjual sayur segar melalui media sosial Instagram dan WhatsApp. Untuk saat ini jasa antar masih terbatas di area Semarang. Para pembeli biasanya cukup menyiapkan wadah di pagar, lalu Fakhri tinggal meletakkan sayurannya di sana. Jadi, interaksi tetap masih bisa dibatasi.

"Kami tiap nganter selalu pakai masker, sarung tangan, sama niat yang tulus. Kami memastikan konsumen untuk cek barang terlebih dahulu. Jadi bayarnya transfer atau bayar tunai setelah konsumen terima barang. Alhamdulillah pada percaya," ungkap Fakhri kepada IDN Times.

Baca Juga: Ini Daftar 18 Sektor Usaha yang Bakal Menikmati Keringanan Pajak

2. Bikin kue lebaran, yuk!

Ramadan #DiRumahAja, 5 Usaha Potensial Ini Bisa Kamu Cobayummy.co.id

Hal yang sama dilakukan oleh Dita, warga Bekasi. Aturan PSBB memang membuatnya tak bisa ke mana-mana, namun ia selalu melihat peluang. Saat bulan ramadan, permintaan kue lebaran biasanya meningkat walaupun tak sebanyak tahun lalu. Dita mempromosikan kue lebaran melalui media sosial WhatsApp dan Instagram. Agar tak merugi, ia berjualan dengan sistem pre order.

"Paling laris itu kue nastar, gak ada duanya. Jadi aku fokus ke kue-kue yang paling banyak diminati saja. Setelah konsumen deal, baru kubikin kuenya," ujar Dita.

3. Lakukan garage sale!

Ramadan #DiRumahAja, 5 Usaha Potensial Ini Bisa Kamu CobaIlustrasi e-commerce (IDN Times/Arief Rahmat)

Saat ramadan begini, coba deh tengok kembali isi lemarimu. Barangkali ada baju-baju yang masih layak pakai. Daripada mubazir, kamu bisa menjualnya di platform jual-beli barang bekas.

Tak hanya baju, mungkin kamu punya deretan sepatu, tas, atau barang-barang lain yang jarang dipakai. Selain dapat pemasukan tambahan, rumahmu juga jadi lebih rapi.

4. Tokomu terpaksa tutup? Promosikan usahamu di berbagai media sosial!

Ramadan #DiRumahAja, 5 Usaha Potensial Ini Bisa Kamu CobaIlustrasi e-commerce (IDN Times/Arief Rahmat)

Saat pandemik COVID-19, tentu sulit berjualan di toko selain alat-alat kesehatan atau kebutuhan pokok. Jangan menyerah, kamu masih tetap bisa memanfaatkan platform media sosial. Jual saja daganganmu di sana, seperti pakaian, skincare, hingga mainan anak.

Selain itu, kamu juga bisa membidik para influencer yang membuka promosi gratis untuk para pedagang. Cari mereka di Twitter dan Instagram yuk, sudah banyak usaha UMKM yang dipromosikan gratis!

5. Jadi reseller online shop juga oke, kok!

Ramadan #DiRumahAja, 5 Usaha Potensial Ini Bisa Kamu CobaIlustrasi e-commerce. IDN Times/Arief Rahmat

Apabila kamu tak memiliki usaha apa pun, menjadi reseller online shop juga oke, kok. Carilah akun-akun online shop di berbagai platform, biasanya ada tambahan fitur untuk menjadi reseller.

Masih takut rugi atau tak ada modal? Tenang, kamu masih bisa memanfaatkan fitur dropshipper. Jadi, kamu tak perlu menyimpan stok barang. Kamu cukup ikut mempromosikan dagangan. Kalau ada pembeli, kamu tinggal meneruskan order dan detail pengiriman barangnya ke distributor.

Jadi, tetap semangat melewati hari-hari di tengah pandemik COVID-19, ya!

Baca Juga: Mengungkap Cara Pelaku Usaha Bertahan di Tengah Pandemik COVID-19

Topic:

  • Dwifantya Aquina
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya