Jakarta, IDN Times - Jajaran pimpinan tertinggi dari berbagai maskapai besar di Amerika Serikat (AS) menyampaikan desakan resmi kepada Kongres agar segera mengakhiri penutupan sebagian pemerintahan yang kini telah memasuki hari ke-29. Langkah ini diambil guna menyelamatkan nasib sekitar 50 ribu petugas keamanan bandara, yang tetap diwajibkan bekerja demi keselamatan publik meskipun mereka tidak menerima upah sama sekali selama krisis anggaran ini berlangsung.
Para pemimpin industri penerbangan tersebut memberikan peringatan keras kepada Kongres pada Minggu (15/3/2026). Mereka menyatakan bahwa kebuntuan politik di Washington dapat melumpuhkan sistem transportasi udara nasional, terutama di tengah lonjakan jumlah penumpang yang sedang bepergian saat ini.
Ketidakhadiran petugas keamanan di pos-pos pemeriksaan sudah mulai mengganggu jadwal penerbangan di sejumlah bandara utama. Hal ini memicu kekhawatiran besar akan terjadinya gangguan lebih luas jika solusi tidak segera ditemukan.
