Jakarta, IDN Times - Istilah "greedinomics" mulai dikenal masyarakat usai pidato Presiden Prabowo Subianto di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss pada Kamis (22/1/2026) malam waktu Indonesia. Istilah tersebut diungkapkan Prabowo untuk menggambarkan banyaknya praktik ekonomi rakus yang terjadi saat ini
"Di semua sektor ekonomi, kami menemukan ketidaksahan, praktik-praktik ilegal. Saya menyebutnya secara terbuka sebagai greedinomics, ekonomi dari praktik-praktik rakus. Mungkin di banyak negara Anda, pernah ada periode seperti ini, periode para Robber Barons," kata Prabowo.
Lantas, apa arti greedinomics sebenarnya? Berikut penjelasannya:
