Jakarta, IDN Times - Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai tekanan terhadap pasar saham domestik juga diperberat oleh risiko pelemahan rupiah, tingginya suku bunga global, dan ketidakpastian kebijakan ekonomi dalam negeri.
Menurutnya, kebijakan fiskal, efektivitas belanja negara, serta pelaksanaan program pemerintah perlu dijalankan secara transparan dan efisien agar tidak menambah kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi.
"Wacana perubahan mekanisme penyaluran dana pemerintah melalui koperasi, misalnya, perlu dikaji dari sisi tata kelola, biaya, dan dampaknya terhadap sistem perbankan. Dengan demikian, kebijakan tersebut tidak sekadar diumumkan tanpa kejelasan implementasi," kata Hendra, Jumat (16/10/2026).
