Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, Indonesia terus melakukan negosiasi tarif dagang dengan Amerika Serikat (AS). Hal itu disampaikan Prasetyo untuk menjawab keraguan karena AS sedang berkonflik dengan Venezuela.
Tarif dagang Indonesia yang dikenakan Amerika Serikat ke Indonesia sebesar 19 persen. Meski demikian, Indonesia masih ingin bernegosiasi lagi agar angka tersebut bisa turun.
"(Konflik AS dan Venezuela) Tidak menggangu (negosiasi tarif antara RI dan AS). Jadi sesuai dengan jadwal, tanggal 12 sampai tanggal 19 (Januari) ini adalah penyusunan legal drafting. Nah, kita harapkan di dalam penyusunan legal drafting, kesepakatan-kesepakatan tersebut sudah bisa dituangkan," ujar Prasetyo di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).
