Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah terus menjalin komunikasi intensif untuk mengeluarkan kapal tanker Pertamina yang saat ini tertahan di Selat Hormuz.
Bahlil mengakui proses tersebut tidak mudah, namun upaya koordinasi tetap dilakukan agar kapal milik perusahaan minyak dan gas (migas) milik negara tersebut bisa segera keluar dari wilayah konflik.
"Iya, kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz, tapi komunikasi terus kita bangun ya," kata dia di Jakarta dikutip Sabtu (28/3/2026).
