Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bahlil Beri Penjelasan soal Masyarakat Diminta Bijak Gunakan LPG

Bahlil Beri Penjelasan soal Masyarakat Diminta Bijak Gunakan LPG
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
  • Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat menggunakan LPG secara bijak untuk memperkuat ketahanan energi nasional, mengingat 70 persen kebutuhan LPG Indonesia masih bergantung pada impor.
  • Pasokan LPG impor saat ini dipastikan aman karena pengiriman dari negara mitra tetap berjalan sesuai jadwal, meski pemerintah tetap waspada terhadap dinamika geopolitik global.
  • Masyarakat diminta menerapkan pola hidup hemat energi, termasuk tidak boros saat memasak dengan LPG, sebagai langkah menjaga ketersediaan dan efisiensi penggunaan energi nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan penjelasan lebih lanjut terkait imbauannya agar masyarakat menghemat penggunaan liquefied petroleum gas (LPG).

Hal tersebut berkaitan dengan upaya memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketergantungan impor yang masih tinggi. Bahlil menekankan langkah bijaksana dalam memakai LPG memerlukan upaya bersama. Terlebih 70 persen kebutuhan LPG dalam negeri berasal dari impor.

"LPG yang kita harus butuh effort bersama-sama dan ini harus kita... saya menyarankan kepada masyarakat untuk kita bijaksana dalam memakai LPG. Kita tahu bahwa LPG kita 70 persen kita impor," kata Bahlil di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

1. Tapi pasokan LPG impor masih terpantau aman

Bahlil Beri Penjelasan soal Masyarakat Diminta Bijak Gunakan LPG
Tabung gas LPG 3 kilogram. (Dok/Pertamina Patra Niaga)

Mengenai ketersediaan stok, Bahlil memastikan hingga saat ini kondisi pasokan masih terkendali. Dia menyebutkan pengiriman melalui kapal-kapal yang dipesan dari beberapa negara mitra tetap berjalan sesuai jadwal atau on the track.

"Tetapi sampai dengan hari ini jenisnya clear. Kapal-kapal yang juga kita beli dari beberapa negara masih on the track, jadi insya Allah aman," ujar dia.

2. Antisipasi dampak geopolitik global terhadap stok energi

Seorang warga sedang mengambil LPG.
Seorang warga sedang mengambil LPG. (Dok. Pertamina Patra Niaga)

Meskipun pasokan saat ini aman, Bahlil mengingatkan dinamika global menuntut kewaspadaan. Dia menyebut efisiensi energi sebagai bentuk ikhtiar untuk menghadapi ketidakpastian kondisi dunia yang bisa memengaruhi pasokan energi.

Mantan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu menyinggung negara yang mampu secara finansial membeli LPG, sementara pasokan barang di pasar global diperebutkan dengan negara lain.

"Ikhtiar itu agar lebih bijaksana dalam memakai energi. Sekalipun kita ada duit tapi kalau barangnya kita harus rebutan dengan negara lain, nah ini kan kita harus betul-betul menjaganya. Itu maksud saya, jangan di bawa ke sana kemari lah," kata Bahlil.

3. Masyarakat diharapkan tak boros dalam memasak

Bahlil Beri Penjelasan soal Masyarakat Diminta Bijak Gunakan LPG
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Trio Hamdani)

Bahlil sebelumnya mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup hemat dalam penggunaan energi, termasuk LPG. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pemborosan saat memasak.

"Saya memohon, menyarankan agar ayo kita harus memakai energi dengan bijak, dengan bijak yang tidak perlu saya sarankan jangan. Contoh katakanlah kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak jangan kompornya boros," kata Bahlil melalui Biro Humas Kementerian ESDM, Kamis (26/3/2026).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in Business

See More