Membangun bisnis bersama partner memang terasa lebih ringan dibanding menjalankan usaha sendirian. Ada teman berdiskusi, berbagi modal, hingga saling membantu saat menghadapi masalah bisnis. Karena itu, banyak anak muda sekarang lebih tertarik memulai usaha bersama sahabat, pasangan, atau rekan kerja dibanding memulai sendiri dari nol.
Namun di balik keuntungan tersebut, bisnis partneran juga memiliki risiko yang cukup besar jika tidak dijalankan dengan komunikasi dan pembagian tanggung jawab yang jelas. Tidak sedikit usaha yang awalnya terlihat menjanjikan justru berakhir boncos karena konflik internal antarpartner. Bahkan dalam banyak kasus, masalah partner bisnis lebih berbahaya dibanding persaingan dengan kompetitor.
Nah, berikut ini beberapa kesalahan partner bisnis yang sering bikin usaha cepat boncos.
